Bobby Nasution Sumbang 17 Sapi Kurban 11 Ton untuk Masyarakat: Total Pribadi, Tersebar Hingga Jakarta
MEDAN – Sebuah aksi sosial luar biasa datang dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Di momen Iduladha 1447 Hijriah tahun ini, menantu Presiden ke-7 RI itu secara pribadi menyumbangkan 17 ekor sapi kurban dengan total bobot fantastis: 11.049 kilogram!
Ya, lebih dari 11 ton daging kurban dibagikan ke masyarakat, tanpa menggunakan anggaran negara. “Ini murni ibadah pribadi sekaligus berbagi,” ujar Bobby, kemarin.
Yang menarik, semua sapi kurban ini dibeli langsung dari peternak di berbagai daerah Sumut, mulai dari Pematangsiantar hingga Serdang Bedagai (Sergai). Artinya, aksi ini tak hanya berbagi daging, tapi juga menggerakkan ekonomi peternak lokal.
Distribusi kurbannya merata dan menyentuh banyak kalangan. Berikut rincinya:
· Lapangan Merdeka Binjai – 1 sapi (lokasi pemotongan utama)
· Masjid Jami Hanifah – 1 sapi
· Forum Wartawan – 2 sapi
· Relawan RKBN – 2 sapi
· Cipayong Plus – 1 sapi
· Ikatan Mahasiswa Poros Pelajar – 1 sapi
· Ikatan Organisasi Lintas Iman Sumut – 1 sapi
· Pendawa – 1 sapi
· Suporter PSMS Medan (The Spectators) – 3 sapi! (sorakan semangat untuk kelompok suporter)
· Masjid Musabbihin – 1 sapi
· Masjid Al-Huda – 1 sapi
· Masjid Al-Muttaqin – 1 sapi
· Masjid Kusnul Khatima, Jakarta – 1 sapi. Ya, kurban Bobby juga menjangkau ibu kota.
Bobby memilih Kota Binjai sebagai lokasi salat Iduladha, tepatnya di Lapangan Merdeka Binjai. Dari sana, ia langsung menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.
“Alhamdulillah tahun ini kita salat Iduladha di Binjai, kita menyaksikan juga penyembelihan hewan kurban,” tuturnya hangat.
Bobby berharap masyarakat turut merasakan kebahagiaan dan kebermanfaatan kurban.
“Semoga kita bisa memaknai Iduladha ini dengan baik, mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung. Manfaat dan kebahagiaannya dapat dirasakan. Iduladha kali ini berkah, dan kita bisa kembali berbuat baik ke depannya,” pesannya.
Dengan total 17 sapi dan bobot 11 ton lebih, aksi kurban pribadi Bobby Nasution tahun ini layak menjadi contoh nyata bahwa berbagi tak perlu menunggu jabatan—yang perlu adalah hati. (Rel)