Gelap di Ujung Sumatera: 224 Desa di Aceh Masih Terisolasi Listrik Pasca Bencana, Bantuan Darurat Dikirim
JAKARTA – Krisis listrik masih melanda pasca bencana! Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan 224 desa di Aceh masih gelap gulita, terdampak pemadaman listrik pasca banjir bandang dan tanah longsor akhir November lalu.
Wilayah yang terdampak tersebar di sekitar 10 kabupaten, termasuk Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues, di mana infrastruktur listrik masih dalam tahap perbaikan berat.
Tim Darurat & Bantuan Besar-Besaran Dikerahkan!
Atas arahan Presiden, Kementerian ESDM bergerak cepat dengan mengirim bantuan darurat tahap pertama untuk mengatasi krisis energi ini 1.000 unit genset berkapasitas 5-7 kVA dikirim menggunakan 5 pesawat Hercules TNI AU. 3.000 unit kompor gas LPG untuk memenuhi kebutuhan memasak warga terdampak. Pasokan BBM terjamin melalui tim terpadu dengan Pertamina Patra Niaga untuk mengoperasikan genset.
“Ini baru tahap pertama. Selama jaringan listrik belum pulih, kami akan terus intervensi,” tegas Menteri Bahlil, menegaskan komitmen pemerintah. Bantuan genset telah mendarat di Lhokseumawe, Rembele, dan Banda Aceh untuk kemudian didistribusikan ke lokasi terdampak. (ANT)