Gerakan Tanam Padi Serentak: Langkah Strategis Sumut Dukung Swasembada Pangan

232

DELISERDANG – Pemprov Sumut mempertegas komitmen kuatnya mendukung program swasembada pangan nasional melalui aksi nyata Gerakan Tanam Padi Serentak di Desa Sidoharjo I, Kabupaten Deliserdang, Rabu (23/4/2025).

Dipimpin langsung Wakil Gubernur Surya, kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menggerakkan penanaman serentak di 14 provinsi secara virtual.

Kompensasi Pemprov Sumut: Subsidi, Bibit Unggul, hingga Logistik Efektif
Wakil Gubernur Surya menegaskan, komitmen Pemprov Sumut tidak sekadar seremonial. “Kami mengawal penuh kebijakan subsidi pupuk, penyediaan bibit unggul, akses pembiayaan petani, serta integrasi sistem logistik pangan yang efektif,” ujarnya.

Pada April 2025, Sumut menanam padi di 1.897 hektare lahan tersebar di sentra pertanian seluruh kabupaten/kota. Di Desa Sidoharjo I saja, ditargetkan 2,5 hektare dengan total 329,8 hektare hingga akhir bulan.

Potensi Surplus Beras 24.720 Ton: Sumut Jadi Penopang Ketahanan Pangan
Hasilnya? Surya membeberkan data menggiurkan: 54.498 hektare lahan padi Sumut siap panen April 2025, menghasilkan 180.662 ton gabah setara 169.967 ton beras. Dengan kebutuhan konsumsi hanya 145.247 ton, Sumut diproyeksikan surplus 24.720 ton beras.

“Ini momentum meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi Sumut sebagai lumbung pangan nasional,” tegasnya.

Kolaborasi Nasional: Presiden Prabowo Apresiasi Peran Petani Sumut
Gerakan ini mendapat dukungan penuh pemerintah pusat. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan, tanam serentak April 2025 mencakup 1,3 juta hektare di 150 kabupaten Indonesia, dengan estimasi produksi 7,5 juta ton gabah.

Presiden Prabowo Subianto pun mengapresiasi Pemprov Sumut dan petani lokal. “Ini bukti nyata kolaborasi untuk ketahanan pangan. Selama produksi pangan kuat, Indonesia aman,” ucapnya.

Gotong Royong Wujudkan Petani Sejahtera
Surya mengajak seluruh pihak berkolaborasi meningkatkan indeks pertanaman. “Gotong royong adalah kunci memajukan petani dan ekonomi Sumut,” imbuhnya.

Dukungan Wakil Bupati Deliserdang Lomlom Suwondo, Forkopimda, hingga kelompok tani menjadi bukti sinergi multi-pihak. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com