Ikhwanuddin Nasution Terpilih Pimpin MUI Simalungun 2026–2031

316

SIMALUNGUN — Ikhwanuddin Nasution terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun periode 2026–2031 melalui Musyawarah Daerah (Musda) VIII MUI Simalungun.

Ikhwanuddin ditetapkan dalam Musda yang berlangsung di Gedung MUI Kabupaten Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Sumatera Utara, Sabtu (5/9/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, melaporkan hasil pelaksanaan Musda kepada Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih yang saat ini mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Nasional.

Dalam laporan tersebut, proses pemilihan berlangsung tertib dan aman dengan mengedepankan musyawarah mufakat hingga menetapkan Ikhwanuddin Nasution sebagai ketua baru MUI Simalungun.

Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap kepengurusan baru mampu memperkuat peran ulama dalam kehidupan masyarakat.

“Atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun, kami mengucapkan selamat kepada Ustadz, Ikhwanuddin Nasution atas amanah besar yang dipercayakan sebagai Ketua MUI Kabupaten Simalungun periode 2026–2031. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab yang tinggi, serta menjadi teladan yang baik bagi seluruh umat,” ujar Bupati.

Anton berharap kepengurusan MUI periode 2026–2031 dapat memperkuat pembinaan keagamaan, menjaga persaudaraan sesama umat Islam dan persaudaraan kebangsaan, serta merawat kerukunan antarumat beragama.

Ia juga berharap MUI memberikan kontribusi pemikiran dan tindakan nyata dalam mendukung pembangunan Kabupaten Simalungun.

“Sinergi yang kokoh antara ulama, umara, dan umat adalah kunci utama untuk mewujudkan Kabupaten Simalungun yang aman, damai, religius, toleran, dan terus bergerak maju. MUI adalah mitra strategis pemerintah yang tak tergantikan dalam tugas mulia memberikan pencerahan, pembinaan, dan bimbingan kepada seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Simalungun Minta MUI Perkuat Pembinaan Generasi Muda dan Kerukunan

Pemkab Simalungun menyatakan akan terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dengan MUI serta para ulama dalam mendukung pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Anton juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Musda VIII MUI Simalungun.

“Kami berharap kepengurusan masa bakti 2026–2031 ini senantiasa menjunjung tinggi integritas, solid, dan mampu melahirkan program-program yang tepat sasaran, menyentuh kebutuhan nyata umat, serta membawa kemaslahatan yang luas.

Teruslah menjadi benteng persatuan dan kerukunan masyarakat Simalungun,” pungkasnya.

Musda VIII MUI Simalungun mengusung tema “Peningkatan Peran Majelis Ulama Indonesia sebagai Khadimul Ummah dan Shodiqul Ummah, Mitra Pemerintah dalam Mewujudkan Simalungun Maju”.

Terpilihnya Ikhwanuddin Nasution menjadi awal kepengurusan baru MUI Simalungun untuk masa bakti 2026–2031.(RS)