1,5 Ton Beras & 600 Liter MinyaKita Ludes dalam Hitungan Jam di Pasar Murah Pemko Medan

204

MEDAN — Antrean panjang membeludak di dua titik Pasar Murah Pemko Medan, Jumat (4/9/2026) pagi.

Warga Kelurahan Sei Agul dan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, berbondong – bondong menyerbu lokasi sejak pukul 09.00 WIB. Hasilnya? 1,5 ton beras dan 600 liter MinyaKita ludes terjual sebelum sore hari!

Fenomena ini bukan sekadar antrean biasa. Ini adalah sinyal keras dari masyarakat kelas menengah ke bawah yang tengah berjuang di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Koperindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, mengakui tingginya penyerapan komoditas menunjukkan program ini masih sangat dibutuhkan.

“Ini membuktikan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat tinggi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” ujar Hendra, Sabtu (5/9/2026).

Lurah Sei Agul, Ade Kurniawan, turut mengapresiasi respons luar biasa ini. “Alhamdulillah, seluruh komoditas habis terjual. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kebutuhan pokok warga ekonomi menengah ke bawah dapat terbantu,” ungkapnya.

Baca Juga : Pasar Murah Ramadan 1447H: Rico Waas Tebar Subsidi Rp4 M ke 151 Kelurahan, Warga Wajib Tahu!

Pasar murah ini menjadi jurus pamungkas Pemko Medan melalui Dinas Koperindag untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah gejolak ekonomi.

Apalagi, berdasarkan hasil sidak di sejumlah pasar, harga ayam sempat menyentuh Rp50 ribu/kg, cabai rawit Rp60-65 ribu/kg, dan bawang merah Rp36 ribu/kg.

Deretan Pasar Murah Pemko Medan yang Telah Berlangsung:

· 28 Agustus 2026: Kecamatan Medan Timur (Pulo Brayan Bengkel) — 1 ton beras + 240 liter minyak goreng
· 31 Agustus – 1 September 2026: Kecamatan Medan Maimun (Kampung Air, Sei Mati, Hamdan, Jati) — 6 ton beras + 280 liter minyak
· 2 September 2026: Kecamatan Medan Petisah (Sei Putih Timur I & Tengah) — 3 ton beras + 480 liter minyak
· 3 September 2026: Kecamatan Medan Helvetia (Helvetia Tengah & Tanjung Gusta) — 3 ton beras + 480 liter minyak
· 4 September 2026: Kecamatan Medan Barat (Sei Agul & Karang Berombak) — 1,5 ton beras + 600 liter MinyaKita

Hebatnya, gerakan ini sejalan dengan program Pemprov Sumut yang menggelar Gerakan Pangan Murah serentak hingga Desember 2026. Kolaborasi lintas sektor melibatkan Bulog, distributor, hingga Bank Indonesia untuk memastikan harga pangan tetap ramah di kantong.

Pesan untuk Warga Medan: Pantau terus jadwal pasar murah berikutnya! Program ini adalah bantalan ekonomi nyata di tengah kenaikan harga. Jangan sampai ketinggalan! (Rel)