Kapolda Sumut Pimpin Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2023-2024

253

MEDAN – Personel Polda Sumut melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi (Ops) Mantap Brata 2023-2024 di Lapangan Samapta Polda Sumut, Selasa (17/10/2023) pagi. Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi bertindak sebagai pimpinan apel.

Hadir juga dalam apel tersebut Pj Gubernur Sumut Hassanudin, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan, Ketua DPRD Sumut, Kabinda, Danlantamal dan sejumlah Forkopimda lainnya serta seluruh Pejabat Polda dan Kodam I Bukit Barisan.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk Pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam operasi mantap brata 2023 – 2024. Sehingga pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar,” ujar Kapolda Sumut saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pemilu 2021 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa Indonesia.

Maka, seluruh komponen bangsa tentu harus berpartisipasi penuh guna mensukseskan pemilu 2024. Terlebih pemilu ini memiliki kompleksitas tersendiri karena dilaksanakan serentak dengan rentang waktu yang berdekatan, wilayah yang luas, geografis yang beragam serta melibatkan jumlah Pemilih yabg besar.

“Terus lakukan mapping potensi konflik sosial secara detail di wilayahnya masing-masing dan selesaikan potensi konflik tersebut hingga ke akar masalah,” ungkapnya.

Apabila terdapat konflik yang sudah mengganggu stabilitas Kamtibmas, maka pastikan penggunaan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai SOP dengan memegang teguh azas proporsionalitas, legalitas serta nesesitas.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, gelar pasukan merupakan tahapan akhir dari kesiapan pengamanan setelah sebelumnya melaksanakan latihan pra operasi Mantab Brata 2024 dan simulasi pengamanan (Sispam) kota.

Dijelaskannya, pengamanan pemilu 2024 itu melibatkan personel Polri 12.877, TNI sebanyak 4.891 personel, dan Linmas sebanyak 101.540 personel.

Keseluruhan personel itu akan mengamankan 45.875 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan didatangi 10.853.940 pemilih. “Seluruh Personil Siap Menjalankan setiap tahapan Pengamanan,” pungkas Hadi.(KM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com