Kronologi Mengerikan! Driver Ojol Parulian Pakpahan Tewas Berlumuran Darah di Jalan Gaperta Medan – Bukan Tabrak Lari?”

322

MEDAN – Tragedi nahas menimpa driver ojek online (ojol), Parulian Pakpahan (49), yang ditemukan tewas berlumuran darah di Jalan Gaperta, Medan Helvetia, Rabu (30/4/2025).

Awalnya diduga sebagai kasus tabrak lari, investigasi lanjutan justru mengungkap fakta mengejutkan: kecelakaan maut ini melibatkan dua motor dengan korban luka parah di kedua pihak. Bagaimana kronologi lengkapnya?

Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Gaperta
Berdasarkan rekaman CCTV yang dihimpun Godams (Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar), Parulian sedang melintas dari Jalan Asrama menuju Jalan Kapten Muslim. Sesampainya di Jalan Gaperta, ia berhenti untuk menerima orderan dan berusaha memutar arah.

Saat menengok ke kanan-kiri, tiba-tiba sebuah motor melaju kencang menghantamnya hingga terpental. Helm yang dikenakan korban terlepas, mengakibatkan luka serius di kepala.

Bukan Tabrak Lari, Tapi Tabrakan Dua Motor
Ketua Godams, Agam Zubir, menegaskan insiden ini bukan tabrak larin. “Pengemudi motor yang menabrak Parulian juga mengalami luka parah dan sedang dirawat di rumah sakit. Kami masih menunggu konfirmasi identitasnya,” jelas Agam.

Saat ditemukan rekan sesama ojol, tubuh Parulian sudah tak bergerak dengan darah menggenangi area kepala. Ia dievakuasi ke RS Hermina, tetapi nyawanya tak tertolong.

Polisi Ungkap Sinyal “Laka Lantas”
Kapolsek Helvetia, AKP Made Wira Suhendra, membenarkan kejadian ini sebagai kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

“Dua korban sudah dibawa ke rumah sakit. Tim kami masih melakukan olah TKP dan pendataan saksi,” ujarnya. Pihak kepolisian belum memastikan apakah ada pelanggaran seperti ngebut atau kelalaian pengendara.

Duka Komunitas Ojol Medan
Parulian yang tinggal di Jalan Pantai Barat, Kelurahan Cinta Damai, dikenal sebagai driver berpengalaman. Rekan-rekan ojol masih berjaga di RS Hermina menunggu kedatangan keluarga.

“Kami berharap ada kejelasan hukum. Ini pelajaran untuk semua pengendara agar lebih hati-hati,” tambah Agam. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com