Lebih Siap di Tengah Duka, Sumut Hadapi Arus Wisata Nataru 2025
MEDAN – Natal dan Tahun Baru 2025 bakal jadi tantangan besar bagi Sumatera Utara. Di tengah status darurat bencana, provinsi ini justru diprediksi bakal jadi magnet bagi 5,5 juta pendatang. Wakil Gubernur Sumut, Surya, tegas meminta semua pihak beraksi maksimal. “Tidak boleh lengah,” serunya.
Dalam Rapat Persiapan Operasi “Lilin Toba-2025” di Mapolda Sumut, Surya mengingatkan bahwa perayaan Nataru tahun ini bersamaan dengan fase pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah. Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Langkat, dan Kota Sibolga masih berbenah.
“Infrastruktur rusak dan terputus. Ini jadi penghambat mobilitas, sementara saat Nataru arus orang dan barang akan melonjak drastis,” jelas Surya, menegaskan pentingnya koordinasi solid.
Data Kementerian Perhubungan menempatkan Sumut sebagai tujuan keenam terpopuler Nataru. Lonjakan pengunjung itu harus dihadapi sambil terus melanjutkan program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menyikapi hal tersebut, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, mengerahkan total 11.417 personel gabungan (Polri, TNI, Pemda) dan membangun 166 pos (pengamanan, pelayanan, dan kesehatan). “Semua personel dilarang cuti. Kita harus full melayani,” tegas Kapolda.
Operasi gabungan ini jadi upaya serius untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran logistik, membuktikan bahwa Sumut tetap siap menyambut tamu meski dalam proses penyembuhan luka bencana. (Rel)