Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Anton: Sepak Bola Perkuat Kebersamaan Warga Simalungun
SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menghadiri nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kompleks Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Senin (20/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun tersebut berlangsung meriah dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, pimpinan perangkat daerah, seluruh camat se-Kabupaten Simalungun, serta masyarakat.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana semakin semarak dengan penampilan penyanyi Jhon Elyaman Saragih bersama sejumlah seniman lokal yang menghibur para penonton.
Partai final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia, Argentina dan Spanyol. Ribuan pasang mata yang memadati lokasi nobar tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan sejak menit awal.
Sorak-sorai dan tepuk tangan penonton beberapa kali menggema saat kedua tim menciptakan peluang berbahaya. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kecintaan warga Kabupaten Simalungun terhadap olahraga sepak bola.
Laga berlangsung sengit hingga babak perpanjangan waktu sebelum akhirnya Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106.
Gol tersebut disambut riuh penonton yang memadati area nobar. Meski mendukung tim yang berbeda, masyarakat tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas hingga pertandingan berakhir.
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengatakan kegiatan nobar tersebut tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga momentum mempererat hubungan antarmasyarakat.
Baca Juga: Bupati Simalungun Luncurkan Program Prioritas di Raya, Infrastruktur hingga Pertanian Jadi Fokus
“Sepak bola bukan sekadar pertandingan di lapangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, menanamkan nilai sportivitas, dan menjalin persaudaraan yang erat. Semoga semangat pantang menyerah serta kerja sama tim yang ditunjukkan para atlet dapat menginspirasi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Simalungun, untuk terus berjuang dan berprestasi di bidang masing-masing,” kata Anton.
Menurut Anton, olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Karena itu, semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemkab Simalungun berharap momentum nobar final Piala Dunia 2026 dapat menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pertandingan selesai, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Simalungun.(RS)