Pasca Banjir Medan, Ancaman Baru Mengintai: Krisis Air Bersih, Listrik, dan BBM!
MEDAN – Pasca banjir besar yang melanda Medan, penderitaan warga justru memasuki fase kritis. Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS, Zulham Efendi, mengingatkan bahwa kondisi setelah air surut bisa jauh lebih parah jika kebutuhan dasar tak segera dipulihkan.
“Air sudah surit, tapi penderitaan belum berakhir. Fase ini justru paling rawan,” tegas politisi dapil Medan Utara itu, kemarin.
Zulham mendesak Pemko Medan untuk segera berfokus pada tiga kebutuhan vital yakni, ketersediaan air bersih untuk minum, masak, dan bersih-bersih, pemulihan pasokan listrik di titik-titik yang masih padam, distribusi BBM yang lancar untuk mobilitas warga, distribusi bantuan, dan operasional alat berat.
Ia memperingatkan, antrian panjang di SPBU bukan masalah sepele. Kelangkaan BBM dapat melumpuhkan proses pemulihan dan memperpanjang kesulitan warga.
“Respons lambat di fase ini hanya akan memperburuk dampak bencana. Pemerintah harus hadir dengan kepastian, bukan menunggu laporan,” tegas anggota Komisi IV tersebut.
Zulham menegaskan, penanganan pascabanjir yang cepat dan terkoordinasi adalah bentuk tanggung jawab nyata pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan warganya. (Rel)