Patroli KRYD Polres Pelabuhan Belawan Gempur Premanisme dan Tawuran, Situasi Kamtibmas Aman Terkendali

106

BELAWAN — Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di kawasan pesisir yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi, Polres Pelabuhan Belawan bersama puluhan personel gabungan dari Dit Samapta Polda Sumut, Sat Brimob Polda Sumut, dan Satpol PP Kota Medan menggelar patroli skala besar.

Kegiatan yang dirangkai dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berlangsung, Sabtu (20/6/2026) malam hingga Minggu (21/6/2026) pagi ini menyasar berbagai titik rawan kejahatan, mulai dari aksi premanisme, pungutan liar (pungli), begal, geng motor, hingga tawuran antar kelompok pemuda yang kerap meresahkan warga.

Kegiatan dimulai dengan apel kesiapan di Posko PAM Terpadu Depo PT JIU, Jalan Stasiun, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Dedy Dharma, SH, yang memberikan arahan tegas kepada seluruh personel untuk melaksanakan tugas secara profesional, mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sistem buddy system, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Kehadiran kita di lapangan adalah bentuk nyata negara hadir untuk melindungi masyarakat. Tugas kita bukan hanya menindak, tetapi juga mencegah dan membangun kepercayaan publik,” tegas Kompol Dedy dalam arahannya.

Setelah apel, puluhan personel bergerak menyisir sejumlah kawasan yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Rute patroli mencakup Jalan Yos Sudarso, Simpang Pajak Baru, Jalan Paus, Jalan Alu-Alu, Jalan Belanak, Jalan T.M. Pahlawan, Gudang Arang, Jalan Sumatera, Jalan Selebes, hingga kawasan Bagan Deli.

Baca Juga : Operasi KRYD Skala Besar: 280 Personel Gabungan Polrestabes Medan Gempur dan Bakar Barak Narkoba & Judi Jermal

Kawasan-kawasan ini dikenal sebagai jalur dengan mobilitas tinggi dan sering menjadi lokasi aksi kejahatan jalanan, termasuk pencurian kendaraan bermotor (3C), begal, hingga pelemparan terhadap kendaraan yang melintas.

Tak hanya patroli mobile, personel juga melakukan sambang dan dialog langsung dengan warga.

Pendekatan humanis ini bertujuan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

Patroli KRYD ini menyasar berbagai bentuk kejahatan yang selama ini menjadi momok bagi warga Belawan. Sasaran utama meliputi:

· Premanisme dan pungutan liar — praktik pemerasan yang kerap mengganggu iklim usaha di kawasan pelabuhan
· Pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) — yang dikenal dengan istilah kejahatan 3C
· Aksi begal dan geng motor — yang sering meresahkan pengguna jalan di malam hari
· Penyalahgunaan narkoba — yang menjadi akar dari berbagai tindak kriminalitas
· Tawuran antarkelompok pemuda — yang belakangan ini kerap terjadi di wilayah Medan Belawan

Belawan sendiri selama beberapa waktu terakhir kerap menghadapi masalah tawuran antar kelompok pemuda atau geng motor yang tidak hanya meresahkan warga tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi di kawasan pelabuhan.

Bahkan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, pernah mengakui bahwa persoalan tawuran di Belawan merupakan masalah sosial yang kompleks dan tidak bisa diselesaikan secara instan.

Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan tetap aman dan kondusif.

Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan adanya aksi premanisme, pungli, kejahatan jalanan, pelemparan kendaraan, maupun aksi tawuran.

Kehadiran personel gabungan yang membawa perlengkapan lengkap, termasuk senjata laras panjang dari Brimob, terbukti memberikan efek jera sekaligus rasa aman bagi masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan KRYD merupakan bentuk komitmen Polda Sumut dan jajaran dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Polda Sumut melalui Polres Pelabuhan Belawan bersama seluruh unsur yang terlibat terus melakukan langkah preventif melalui patroli rutin. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk nyata negara hadir untuk melindungi masyarakat dan memastikan situasi keamanan tetap terjaga,” ujar Kombes Ferry.

Ia menambahkan, keberhasilan patroli bukan hanya diukur dari penindakan, tetapi juga dari kemampuan kepolisian mencegah terjadinya kejahatan melalui kehadiran personel dan sinergi dengan masyarakat.

Kombes Ferry mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan masing-masing.

“Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tambahnya.

Polres Pelabuhan Belawan menegaskan akan terus mengintensifkan patroli dan langkah-langkah preventif sebagai upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Patroli serupa akan terus digelar secara rutin dan berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. (FD)