119 Kasus & 184 Tersangka! Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Narkoba 50 Kg Sabu, Curanmor, Judi & Premanisme Selama Operasi Pekat 2026

98

MEDAN – Gempa sosial mengguncang Kota Medan! Polrestabes Medan sukses membongkar 119 kasus kejahatan dalam Operasi Pekat 2026 yang berlangsung 13–29 Maret lalu.

Total 184 tersangka diringkus, meliputi narkotika, kejahatan jalanan (curas/curat/curanmor), judi, dan premanisme. Angka ini melonjak 24% dibanding operasi sebelumnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, didampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Kajari, BNNP Sumut, serta jajaran Polrestabes, memaparkan rincian mengejutkan dalam konferensi pers, Senin (13/4/2026).

“Empat tindak pidana ini menjadi ‘lingkaran setan’ yang sumber utamanya narkoba,” tegasnya. Rincian kasus 23 kejahatan jalanan, 35 judi, 58 narkoba, dan 3 premanisme. Tersangka 36 (kejahatan jalanan), 64 (judi), 81 (narkoba), 3 (premanisme).

Viral di Medsos, 11 kasus prioritas terungkap! Polrestabes juga menuntaskan 11 kasus atensi yang sempat menggemparkan media sosial.

Peta kejahatan Medan terungkap:
· Curas terbanyak: Polsek Medan Baru
· Curhat (pencurian dengan pemberatan) terbanyak: Polsek Medan Area
· Curanmor, judi, premanisme & narkoba terbanyak: Percut Seituan (Polsek Medan Tembung)

Bom 50 Kg Sabu dari Thailand Digagalkan

Kasat Narkoba Kompol M. Yusuf Rafli Nugraha mengungkap fakta mencengangkan. Bermula dari penangkapan 2 kg sabu di Setia Budi Medan, pengembangan membawa petugas ke 50 kg sabu asal Aceh Utara diduga dari Thailand. Dua kurir diiming-imingi upah Rp600 juta per pengiriman.

Baca Juga : BOM! Polrestabes Medan Kembali Guncang Peredaran Narkoba – 50 Kg Sabu Jaringan Internasional Disita, 2 Kurir Aceh Dibekuk

“Mereka mengaku sudah tiga kali mengantar narkoba. Rencananya sabu itu akan diedarkan ke seluruh Pulau Sumatera,” ungkap Kompol Rafli. Kedua kurir ditangkap saat memikul karung berisi sabu.

Wali Kota Medan Kepling Pemakai Narkoba Dipecat!

Rico Triputra Bayu Waas memberi peringatan keras Ini ancaman serius, tapi Polrestabes sangat serius menjaga kamtibmas. Forkopimda Medan tidak memberi ruang bagi narkoba, judi, maupun kejahatan jalanan.

Untuk kepling yang terlibat narkoba, dipastikan dipecat. Tidak ada ruang pengguna narkoba di Pemko Medan. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada jajaran Polrestabes atas kinerja luar biasa ini.

Operasi Pekat 2026 membuktikan Medan tidak lagi menjadi surga bagi bandar narkoba, preman, maupun pelaku judi. Warga diimbau terus mendukung aparat dengan melaporkan aktivitas mencurigakan. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com