Ribuan Kafilah Ramaikan MTQ 2026, Bupati Siapkan Generasi Qurani Penopang Simalungun Maju

144

SIMALUNGUN – Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun Nagori Senior, Kecamatan Gunung Malela, dipadati ribuan peserta dan masyarakat saat pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Simalungun, Senin (18/5/2026).

Suasana meriah langsung terasa sejak pagi ketika 32 kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Simalungun melakukan defile memasuki arena utama.

Iringan marching band Gita Nada Ceria MTs Al Hikmah Syahkuda Bayu semakin menyemarakkan pembukaan ajang keagamaan terbesar di daerah tersebut.

Anton Achmad Saragih bersama Ketua DPRD Simalungun Sugiarto dan unsur Forkopimda membuka MTQ dengan pemukulan gondrang sebagai simbol dimulainya perlombaan.

Tahun ini, MTQ Kabupaten Simalungun mengangkat tema “Al-Qur’an Pedoman Hidup, Mewujudkan Generasi Bermartabat untuk Simalungun Maju”.

Sebanyak 595 peserta ambil bagian dalam berbagai cabang perlombaan, mulai dari seni baca Al-Qur’an, tahfidz, syarhil Qur’an, fahmil Qur’an, khottil Qur’an hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Ketua panitia, Sri Wahyuni, mengatakan perlombaan berlangsung selama tiga hari hingga 20 Mei 2026 dengan dukungan 205 pendamping dan ofisial.

Baca Juga: Resmi Ditutup, Medan Selayang Raih Juara Umum MTQ ke-59 Kota Medan 2026 – Transaksi UMKM Capai Rp590 Juta!

“Perlombaan tersebar di lima lokasi, termasuk Mimbar Utama, MTs Negeri 2 Simalungun dan sejumlah masjid di kawasan Gunung Malela,” ujarnya.

Selain arena perlombaan, kawasan MTQ juga dipenuhi stan UMKM, layanan kesehatan, administrasi kependudukan hingga perpustakaan keliling yang ramai dikunjungi masyarakat.

Dalam sambutannya, Anton Achmad Saragih menegaskan MTQ bukan hanya ajang mencari juara, tetapi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai Al-Qur’an.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

“Kita ingin kegiatan ini benar-benar melahirkan generasi terbaik Simalungun yang mampu bersaing sampai tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Anton juga meminta dewan hakim menjaga profesionalitas dan objektivitas selama perlombaan berlangsung.

Sementara Ketua DPRD Simalungun Sugiarto menilai MTQ menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat lintas kecamatan.

Hingga pembukaan berakhir, antusiasme masyarakat masih terlihat tinggi memenuhi arena utama dan lokasi bazar di sekitar kegiatan. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com