Tragedi Si Jago Merah di Medan Denai: Bensin Tumpah saat Isi Bahan Bakar, Grosir Sembako Ludes, Pasutri Luka Bakar
MEDAN — Siang yang seharusnya tenang di Jalan Datuk Kabu Lingkungan VII, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, berubah menjadi mencekam.
Sebuah rumah sewa yang juga difungsikan sebagai grosir sembako ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 13.15 WIB.
Peristiwa nahas ini menimpa pasangan suami istri, Maruba Sitanggang dan Runda Napitupulu, yang harus menderita luka bakar dan kehilangan mata pencaharian.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal Polsek Medan Area, tragedi berawal dari kelalaian saat pemilik rumah, Maruba, sedang mengisi bensin.
Diduga, bahan bakar tersebut tumpah ke lantai. Saat bersamaan, Runda sedang memasak tidak jauh dari lokasi tumpahan. Api dari kompor langsung menyambar percikan bensin, kobaran api pun membesar dengan cepat dan melalap seluruh bangunan.
Baca Juga : Tukang Parkir Tewas Heroik Tolong Anak Terjebak Kebakaran Mengerikan di Medan!
“Api dengan cepat menjalar dan membakar seluruh rumah korban,” ungkap Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin.
Petugas piket Reskrim bersama Pawas dan Bhabinkamtibmas bergerak cepat ke lokasi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wandro Malau, menerima laporan pukul 13.15 WIB dan langsung mengerahkan 4 unit mobil pemadam dengan total 18.500 liter air.
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, Maruba mengalami luka bakar di kaki kanan, sedangkan Runda menderita luka bakar di kedua kakinya.
Keduanya telah mendapat pertolongan medis dan dilaporkan stabil. Meski penyebab utama kebakaran masih dalam penyelidikan, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp250 juta.
Insiden ini menjadi pengingat keras: jangan pernah menyimpan atau menggunakan BBM di dekat sumber api. Pastikan wadah tertutup rapat dan jauhkan dari kompor. Keselamatan dimulai dari langkah kecil di rumah kita sendiri.
Rumah yang juga menjadi sumber penghidupan keluarga kini tinggal puing. Polisi telah memasang police line dan melakukan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. (FD)