Wabup Simalungun Hadiri Penanaman 1 Juta Pohon GEKIRA di Tapanuli Utara, Dorong Pemulihan Lingkungan Nasional

107

TAPANULI UTARA – Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, mewakili Bupati Simalungun menghadiri kegiatan penanaman 1 juta bibit pohon yang digagas Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Minggu (11/1/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional pemulihan lingkungan dan penguatan solidaritas sosial, menyusul meningkatnya risiko bencana alam dan kerusakan ekosistem di sejumlah wilayah Sumatra.

Penanaman pohon mengusung tema “Merawat Bumi, Menjaga Solidaritas, Menjaga Masa Depan Bangsa” dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pembina GEKIRA sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo.

Program tersebut sejalan dengan agenda nasional pemerintah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, krisis lingkungan, serta ancaman bencana hidrometeorologi yang kian meningkat di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Simalungun menegaskan bahwa isu lingkungan saat ini telah menjadi persoalan strategis nasional yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan lintas daerah.

“Apa yang dilakukan GEKIRA hari ini merupakan aksi nyata menjawab tantangan nasional, mulai dari perubahan iklim, kerusakan lingkungan, hingga mitigasi bencana. Pemerintah daerah tentu sangat mendukung gerakan seperti ini karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Benny Gusman Sinaga.

Pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman simbolis bibit pohon aren, yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Pohon aren dikenal efektif menahan erosi, mengurangi risiko longsor, serta cocok dikembangkan di wilayah perbukitan dan daerah rawan bencana seperti kawasan Tapanuli.

Selain manfaat ekologis, Wakil Bupati juga menekankan nilai ekonomi strategis pohon aren yang sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan nasional.

“Aren bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga masa depan ekonomi rakyat. Hasilnya dapat menjadi sumber penghidupan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mendukung ketahanan ekonomi nasional,” katanya.

Wakil Bupati berharap gerakan penanaman pohon ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Merawat bumi berarti menjaga masa depan Indonesia. Ketika pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat bergerak bersama, maka tantangan sebesar apa pun dapat kita hadapi,” pungkasnya.

Selain aksi lingkungan, GEKIRA juga menyalurkan 10 ribu paket sembako kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatra sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan semangat gotong royong kebangsaan. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com