Wakil Wali Kota Medan Minta Tambahan Kuota Revitalisasi Sekolah di 2026 ke Mendikdasmen
MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan secara resmi meminta penambahan jumlah sekolah yang akan direvitalisasi pada tahun 2026 kepada Kementerian Pendidikan. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti.
Pemko Medan meminta agar alokasi atau kuota program revitalisasi sekolah untuk Kota Medan pada tahun 2026 ditambah dari rencana semula.
Permintaan disampaikan oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap kepada Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Menurut Wakil Wali Kota, besarnya kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Medan menjadi alasan utama. Revitalisasi sekolah dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta merata bagi seluruh peserta didik.
Menteri Abdul Mu’ti memberikan respons positif.“Dan alhamdulillah tadi sudah saya sampaikan langsung dan InsyaAllah tahun 2026 kata Pak Menteri ditambah,” ujar Zakiyuddin Harahap usai acara.
Progres Revitalisasi 2025
Sebagai gambaran,pada tahun 2025, Kota Medan mendapat program revitalisasi untuk 48 satuan pendidikan dengan anggaran Rp47 miliar lebih. Rinciannya meliputi 3 PAUD, 6 SD, 6 SMP, 20 SMA, 11 SMK, dan 2 SLB.
Progres pengerjaannya hingga kini sangat menggembirakan:
· 21 satuan pendidikan telah rampung 100%.
· 3 satuan pendidikan dalam penyelesaian 95-99%.
· 24 satuan pendidikan sisanya telah selesai dengan progres di bawah 95%.
Pembangunan ditargetkan tuntas 100% pada akhir Januari 2026, dan seluruh sekolah diharapkan dapat digunakan untuk KBM pada Februari 2026.
Laporan Kondisi Sekolah Terdampak Bencana
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen juga melaporkan 1.215 sekolah di Sumatera Utara terdampak bencana alam (seperti longsor). Status terkini:
· 1.157 sekolah telah siap beroperasi.
· 19 sekolah masih menggunakan tenda darurat.
· 29 sekolah dalam proses pembersihan, ditargetkan sebagian besar dapat digunakan kembali pada 5 Januari 2026.
Pemerintah telah mengeluarkan surat edaran yang memberikan fleksibilitas pembelajaran bagi sekolah terdampak.
Dengan komitmen penambahan kuota revitalisasi ini, Pemko Medan berharap dapat semakin mendongkrak kualitas pendidikan di kota ini untuk menjawab tantangan zaman. (Rel)