Harga Emas 24 Karat Tembus Rp2,5 Juta per Gram, Warga Mulai Berburu Logam Mulia

77

MEDAN – Harga emas 24 karat terus menunjukkan tren penguatan. Pada awal Januari 2026, harga emas batangan 24 karat dilaporkan telah menembus kisaran Rp2,4 juta hingga Rp2,5 jutaan per gram, memicu meningkatnya minat masyarakat terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi aman.

Berdasarkan pantauan pasar emas domestik, kenaikan harga terjadi baik pada produk emas batangan maupun perhiasan.

Untuk emas perhiasan, harga jual bahkan bisa lebih tinggi karena dipengaruhi biaya pembuatan, desain, dan margin toko, terutama jika transaksi dilakukan di luar skema harga buyback resmi.

Kenaikan harga emas ini terjadi di awal Januari 2026, seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar, serta tingginya permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Pengamat pasar komoditas menyebutkan, lonjakan harga emas tidak lepas dari sentimen global, mulai dari ketegangan geopolitik, kebijakan suku bunga negara maju, hingga kecenderungan investor mengalihkan aset ke instrumen yang lebih stabil.

“Emas masih menjadi pilihan utama masyarakat saat kondisi ekonomi global tidak menentu. Harga yang menembus Rp2,5 juta per gram mencerminkan tingginya permintaan,” kata Ahmad Rabbani, seorang analis pasar logam mulia.

Di sejumlah gerai emas dan butik logam mulia, warga terlihat mulai berburu emas batangan, baik untuk investasi jangka panjang maupun sebagai tabungan masa depan. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk mencermati perbedaan harga jual, harga beli kembali (buyback), serta keaslian produk sebelum bertransaksi.

Pelaku pasar memprediksi harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam beberapa bulan ke depan, tergantung pada dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter internasional. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com