Drama 3-1! Argentina Lolos, Swiss Tumbang di Perpanjangan Waktu

294

KANSAS CITY – Stadion Arrowhead bergemuruh. Ribuan suara meneriakkan nama Lionel Messi, tapi malam itu milik Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.

Argentina memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 3-1 atas Swiss melalui babak perpanjangan waktu, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.

Pertandingan yang berlangsung sengit di Kansas City Stadium ini nyaris berakhir dengan kejutan. Swiss, yang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-72 setelah Breel Embolo menerima kartu kuning kedua akibat diving, berhasil menahan imbang Argentina 1-1 hingga waktu normal usai.

Babak Pertama: Sundulan Mac Allister

Gol pembuka tercipta cepat. Menit 10, Lionel Messi yang menjadi eksekutor tendangan sudut melepas umpan akurat ke tiang dekat.

Baca Juga : Argentina Vs Swiss: Messi Dan Albiceleste Incar Semifinal, Swiss Bangkit Setelah 72 Tahun

Alexis Mac Allister menyambutnya dengan sundulan keras yang meluncur deras ke pojok gawang Swiss. Skor 1-0 untuk Albiceleste. Ini menjadi assist ke-10 Messi sepanjang kariernya di Piala Dunia.

Swiss tak tinggal diam. Mereka meningkatkan intensitas serangan. Tendangan bebas Fabian Rieder masih bisa diamankan Emiliano Martinez, sementara Breel Embolo sempat meminta hadiah penalti sebelum wasit menolaknya. Laga pun semakin keras menjelang turun minum dengan kedua tim saling bertukar pelanggaran.

Babak Kedua: Kejutan Ndoye dan Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Swiss tampil lebih berani. Emiliano Martinez menjadi penyelamat Argentina dengan dua penyelamatan gemilang menggagalkan peluang Embolo dan Dan Ndoye.

Namun usaha Swiss akhirnya membuahkan hasil. Menit 67, Dan Ndoye yang bergerak dari sisi kiri melakukan umpan satu-dua dengan Ricardo Rodriguez sebelum melepaskan tembakan datar yang meluncur di sela kaki Emiliano Martinez. Skor imbang 1-1.

Kejutan datang lima menit kemudian. Menit 72, wasit Joao Pinheiro meninjau tayangan VAR dan mengubah keputusannya. Breel Embolo yang sudah mengantongi kartu kuning dianggap melakukan diving saat berhadapan dengan Leandro Paredes. Kartu kuning kedua pun dikeluarkan. Swiss harus bermain dengan 10 orang.

Unggul jumlah pemain, Argentina terus menekan. Messi nyaris mencetak gol di menit 83 saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Gregor Kobel, namun wasit meniup peluit offside. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-1. Laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Extra Time: Alvarez dan Martinez Jadi Pahlawan

Di babak tambahan, Argentina langsung bermain agresif. Beberapa peluang tercipta, tapi tembakan pemain Argentina masih membentur bek Swiss atau melenceng tipis. Gregor Kobel tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Lisandro Martinez.

Kebuntuan akhirnya pecah. Menit 112, Julian Alvarez melepaskan tembakan jarak jauh. Bola meluncur deras dan gagal dihalau kiper Swiss. Skor 2-1 untuk Argentina. Stadion meledak.

Swiss mencoba bangkit meski bermain dengan 10 orang. Namun tekanan justru berbuah gol ketiga Argentina. Lautaro Martinez memastikan kemenangan 3-1 dengan golnya di menit akhir.

Kemenangan ini membawa Argentina lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Di babak empat besar, mereka akan menunggu pemenang antara Inggris dan Norwegia di mana Inggris sebelumnya berhasil melaju setelah mengalahkan Norwegia 2-1 melalui perpanjangan waktu.

Bagi Swiss, ini adalah mimpi buruk yang terulang. Pada Piala Dunia 2014, mereka juga kalah dari Argentina di babak perpanjangan waktu melalui gol Angel Di Maria di menit 118. Kini, sejarah kembali terukir dengan cara yang sama pahitnya. (FD)