Pesta Gol 4-0, Jepang Depak Tunisia dari Piala Dunia 2026

204

MONTERREY – Stadion BBVA bergemuruh. 51.243 pasang mata tak berkedip menyaksikan Samurai Biru menjelma menjadi badai biru yang menerjang habis Tunisia.

Pertandingan ke-1.000 dalam sejarah Piala Dunia ini menjadi saksi bisu keperkasaan Jepang. Empat gol tanpa balas Daichi Kamada (4′), Ayase Ueda (31′, 83′), dan Junya Ito (69′) memastikan Tunisia menjadi tim ketiga yang angkat koper dari turnamen empat tahunan ini.

Jepang tak memberi ampun. Baru empat menit laga berjalan, serangan terencana menghujam jantung pertahanan Tunisia. Keito Nakamura menusuk dari sisi kiri, melepas umpan silang rendah ke mulut gawang.

Daichi Kamada, yang berdiri bebas di tengah kawalan pemain Tunisia, menyambarnya dengan dingin. Skor 1-0. Stadion meledak.

Tunisia berusaha bangkit, tetapi lini tengah Jepang yang digalang Ko Itakura dan Hiroki Ito tampil bak tembok beton. Penguasaan bola Jepang mencapai 62 persen, dengan 520 operan akurat berbanding hanya 284 dari Tunisia.

Pada menit ke-10, Ayase Ueda nyaris menggandakan keunggulan. Tembakan kerasnya dari tepi kotak penalti membuat kiper Aymen Dahmen terjatuh, melakukan penyelamatan dramatis di garis gawang. Bola nyaris melewati garis, tetapi wasit memutuskan tidak sah.

Baca Juga : Preview Jepang vs Tunisia: Laga Bersejarah ke-1000 Piala Dunia

Namun, Ueda tak menunggu lama. Menit ke-31, serangan balik kilat Jepang menghajar pertahanan Tunisia yang terkesiap. Ueda menerima bola di tepi kotak penalti, menghadang hadangan pemain belakang, lalu melepaskan tembakan keras mendatar yang bersarang di pojok gawang. 2-0. Samurai Biru melangkah ke ruang ganti dengan senyum merekah.

Tunisia memasuki babak kedua dengan energi baru dua pergantian pemain dilakukan pelatih anyar Herve Renard, yang baru ditunjuk setelah Tunisia dihajar Swedia 1-5. Namun, harapan mereka buyar.

Menit ke-49, Hannibal Mejbri nyaris mencetak gol hiburan. Umpan silang dari kanan melewati beberapa pemain Jepang, tetapi tembakan Mejbri melenceng.

Itulah peluang terbaik yang dimiliki Tunisia sepanjang laga. Total, Tunisia hanya melepaskan 2 tembakan tanpa satupun yang mengarah ke gawang expected goals mereka hanya 0,05.

Jepang justru makin garang. Menit ke-69, Ueda beraksi sebagai kreator. Sentuhan cerdiknya mengirim bola terobosan kepada Junya Ito yang lolos dari jebakan offside. Dengan tenang, Ito melesakkan bola melewati sela-sela kaki Dahmen. 3-0. Tunisia frustrasi.

Menit ke-83, kesalahan lini belakang Tunisia menjadi malapetaka terakhir. Bola direbut pemain Jepang, umpan silang terukur Kaishu Sano melayang ke depan gawang, dan Ayase Ueda menyundulnya dengan power. Tak ada yang bisa menghalau. 4-0. Gol kedua Ueda di laga ini brace sempurna untuk penampilan gemilang.

Klasemen dan Sejarah

Hasil ini membawa Jepang mengoleksi 4 poin, sejajar dengan Belanda di puncak klasemen Grup F. Swedia di posisi kedua dengan 3 poin, sementara Tunisia tertahan di dasar dengan 0 poin.

Lebih dari itu, Jepang mencatat sejarah sebagai tim Asia pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Kemenangan telak ini sekaligus menjadi kemenangan terbesar Jepang sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Bagi Tunisia, mimpi Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Dua kekalahan beruntun 1-5 dari Swedia dan 0-4 dari Jepang memastikan mereka angkat koper dari Grup F.

Samurai Biru kini tinggal selangkah lagi menuju babak 32 besar. Jepang vs Swedia di matchday terakhir akan menjadi penentu sebuah laga yang dinanti 51.243 pasang mata di Monterrey, dan jutaan pasang mata lainnya di seluruh dunia. (FD)