Presiden Prabowo Minta Perizinan dan Pengadaan Lahan Disederhanakan

214

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menghadiri penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/6/2025). Acara ini resmi ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui penyederhanaan regulasi dan kemudahan pengadaan lahan. Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kita akan sederhanakan perizinan dan proses pengadaan lahan. Kita akan perkuat kerja sama pemerintah dan badan usaha swasta, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Presiden di hadapan lebih dari 7.000 peserta dari 33 negara.

Presiden juga menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan kunci utama dalam menciptakan iklim investasi dan usaha yang sehat.

“Kita akan tertibkan. Kita akan tegakkan hukum. Hanya dengan kepastian hukum, hukum yang benar, iklim usaha akan berkembang dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku inisiator ICI 2025, menyatakan kesiapan mendukung visi pembangunan Presiden Prabowo.

“Kami menyebutnya infrastruktur sebagai strategi negara. Artinya, pembangunan hari ini bukan sekadar kelanjutan, tetapi kebangkitan. Dan rakyat bisa melihat jelas, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pembangunan diarahkan dengan keberanian dan visi kebangsaan,” ujar AHY.

Penutupan ICI 2025 turut dihadiri pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, perwakilan negara sahabat, akademisi, investor, serta praktisi pembangunan infrastruktur dari berbagai belahan dunia.(APC)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com