Tuntas dalam 1 Tahun! Pembangunan Rumah Pompa dan Drainase Baru Jadi Solusi Banjir Kronis di Tol Bandar Selamat Medan

275

Banjir puluhan tahun di Pintu Tol Bandar Selamat Medan Tembung akan diatasi dengan pembangunan rumah pompa dan drainase baru. Simak langkah konkret DPRD Medan dan stakeholder terkait!

MEDAN – Banjir dan kemacetan di Pintu Tol Bandar Selamat, Medan Tembung, yang telah menjadi masalah selama lebih dari 10 tahun akhirnya menemui titik terang.

Melalui koordinasi intensif antara DPRD Medan, Dinas SDABMBK, BBPJN Sumut, dan Perumahan Citra Land, disepakati pembangunan rumah pompa dan drainase baru sebagai solusi permanen. Proyek ini ditargetkan selesai dalam 1 tahun.

Langkah Cepat DPRD Medan: Dari Reses ke Aksi Nyata
Wakil Ketua DPRD Medan, H. Zulkarnaen menggelar rapat koordinasi dengan 10 stakeholder kunci setelah menerima keluhan warga saat reses di Dapil III.

“Ini adalah respons langsung atas penderitaan masyarakat. Tidak ada lagi penundaan!” tegas Zulkarnaen.

Hadir dalam pertemuan tersebut:
– Gibson Panjaitan (Plt. Kepala Dinas SDABMBK Medan)
– Suriono (Plt. Dinas Perhubungan Medan)
– Salman Alfarisi (Perwakilan Dinas Perkim)
– Pandapotan Rotonga (Camat Medan Tembung)
– Perwakilan Jasa Marga, Polrestabes dan BBPJN Sumut.

Solusi Jangka Pendek vs Jangka Panjang
1. Rekayasa Lalu Lintas & Drainase Sementara
Untuk mengurangi kemacetan, akan dilakukan:
– Penutupan dan pembukaan median jalan baru di dekat pintu tol.
– Pembangunan drainase darurat dari Tol Belbera ke Perumahan Citra Land.
“Drainase sementara ini hanya solusi jangka pendek. Setelah kolam retensi jadi, ini tidak akan digunakan lagi,” jelas Deni Hutagaol, perwakilan Citra Land.

2. Proyek Infrastruktur Jangka Panjang
– Pembangunan rumah pompa dan kolam retensi di sepanjang Jl. Tembung hingga Titi Sewa.
– Penataan saluran drainase baru untuk mengalirkan air ke sungai terdekat.
“Kami targetkan semua selesai dalam 1 tahun setelah perencanaan final,” ungkap Hariono dari BBPJN Sumut.

Komitmen Stakeholder: “Action, Bukan Janji!”
Gibson Panjaitan (Plt. Kadis SDABMBK) menegaskan, koordinasi dengan BBPJN telah dimulai untuk mempercepat proses tender. Sementara Zulkarnaen mengingatkan ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Segera eksekusi, jangan sampai mandek. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com