Pipa Induk 1.000 mm PDAM Tirtanadi Pecah, 7 Kecamatan di Medan-Deli Serdang Kering Kerontang

95

MEDAN – Bencana kecil melanda sistem penyediaan air minum di ibu kota Sumatera Utara. Gangguan total aliran PDAM Tirtanadi melumpuhkan aktivitas warga di 7 kecamatan di Medan dan Deli Serdang sejak malam tadi.

Bukan tanpa sebab, Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Ardian Surbakti, angkat bicara soal malapetaka yang dipicu oleh pemadaman listrik beruntun!

Dalam jumpa pers di lokasi, Rabu (10/6/2026), Ardian menjelaskan bahwa sumber masalah utama bermula dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Deli Tua yang mati total.

“Penyebab matinya IPAM Deli Tua ini salah satunya adalah kerusakan mesin (aktuator) kami. Beberapa minggu terakhir, pemadaman listrik berulang kali terjadi. Akibatnya, banyak komponen mesin terganggu dan rusak. Hari ini, kami terpaksa stop produksi total untuk perbaikan,” ujarnya.

Namun, kerusakan mesin hanyalah bagian dari masalah. Ardian mengungkap fakta mengejutkan bahwa pipa-pipa distribusi utama ikut menjadi korban kegagalan listrik.

Saat listrik padam, mesin mati, air tiba-tiba mengalir balik ke sumber (water hammer). Lalu saat genset dihidupkan, air dipompa paksa kembali, menciptakan tekanan berlebih atau turbulensi ekstrem.

Baca Juga : Komisi C DPRD Sumut Soroti Layanan PDAM Tirtauli

“Proses penyaluran terganggu. Karena padam listrik berulang kali, tekanan di pipa juga naik-turun secara instan. Akibatnya, banyak pipa kami yang pecah. Ketika listrik mati, air kembali ke sumber. Lalu kami hidupkan genset, air kami tekan lagi. Ini terjadi terus-menerus sampai pipa tak kuat menahan tekanan,” jelas Ardian.

Kerusakan paling fatal terjadi di Jalan Purwo, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Sebuah pipa distribusi utama dengan diameter raksasa 1.000 milimeter (1 meter) pecah menyemburkan air seperti air terjun.

“Yang paling parah, ada satu pipa 1.000 mm (pipa distribusi utama) pecah. Ini paling berdampak karena harus diganti total. Titik lain mungkin masih bisa diperbaiki. Pipa sebesar ini adalah urat nadi distribusi air ke ribuan pelanggan,” tegas Ardian.

Meski terdengar mengerikan, pihak PDAM Tirtanadi bergerak cepat. Tim teknis dikerahkan untuk bekerja tanpa henti mengganti pipa 1.000 mm sekaligus memperbaiki komponen mesin aktuator yang rusak.

Ardian Surbakti memasang target optimis. “Diharapkan besok, Kamis (11/6/2026) siang atau sore hari, air sudah bisa hidup kembali,” tutupnya.

7 Kecamatan yang Terdampak:
Warga di wilayah berikut diimbau untuk bersabar dan menyiapkan cadangan air hingga proses perbaikan rampung:
1. Medan Tuntungan
2. Medan Johor
3. Medan Selayang
4. Medan Baru
5. Medan Polonia
6. Kecamatan Deli Tua (Deli Serdang)
7. Sekitar Lubuk Pakam (terdampak tekanan rendah)

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi sistem ketahanan infrastruktur air di tengah ancaman pemadaman listrik yang kian sering terjadi. Pantau terus informasi resmi PDAM Tirtanadi untuk perkembangan lebih lanjut. Jangan lupa bagikan informasi ini agar tetangga dan keluarga Anda tidak panik! (Rel)