Kejar Target 142 Hari! Wagub Sumut Surya Pimpin Rapat Evaluasi, Genjot 4.923 Proyek Strategis Daerah
MEDAN — Detak jam pembangunan Sumatra Utara kian berpacu. Wakil Gubernur Sumatra Utara, Surya, mengeluarkan instruksi tegas: percepat seluruh kegiatan fisik, karena waktu yang tersisa untuk merealisasikan janji pembangunan kepada masyarakat hanya tinggal 142 hari kerja efektif.
Pernyataan ini disampaikan Surya saat memimpin rapat evaluasi progres pembangunan di Kantor Gubernur Sumatra Utara, kemarin. Rapat yang turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Utara, Sulaiman Harahap, ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membuka mata.
Di hadapan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Surya menekankan bahwa euforia awal tahun sudah lewat. Kini saatnya eksekusi murni di lapangan.
“Saya meminta laporan sudah sejauh mana progres Proyek Strategis Daerah (PSD) kita. Saya minta kita semua jangan terlena, karena waktu kita sudah sangat mendesak. Sisa waktu efektif kita tinggal 142 hari kerja lagi,” tegas Surya dengan nada tinggi.
Dalam sisa waktu yang tidak banyak ini, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menaruh harapan besar pada 139 Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Wins yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Sumatra Utara.
Program-program ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar seremonial belaka.
Baca Juga : Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis Daerah Tahun 2026
Untuk memastikan target ini tercapai, Surya secara khusus meminta delapan dinas utama yang menjadi penanggung jawab program PHTC untuk memfokuskan seluruh energi dan sumber daya. Delapan dinas ini diminta untuk berkonsentrasi penuh dan menuntaskan target yang ada.
“Kita ingin rapat ini menghasilkan pokok-pokok pikiran konkret yang mempercepat implementasi PHTC di lapangan,” tambahnya.
Skala pembangunan yang digarap sangatlah besar. Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatra Utara (Setda Prov. Sumut), Faisal Arif Nasution, terdapat 4.923 kegiatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dengan total alokasi anggaran mencapai sekitar Rp3,3 triliun.
Wagub Surya tidak hanya meminta percepatan, tetapi juga mengingatkan seluruh kepala OPD untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai hambatan yang muncul di lapangan.
Hambatan tersebut tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga termasuk kendala regulasi di internal masing-masing perangkat daerah.
Ia berharap seluruh jajaran dapat bergerak cepat untuk meningkatkan capaian realisasi fisik dan anggaran. Karena semester pertama tahun anggaran segera berakhir, seluruh pekerjaan fisik harus dipacu penyelesaiannya sebelum memasuki babak baru di semester berikutnya. Penundaan hanya akan merugikan rakyat yang sudah menanti hasil.
“Semua harus bergerak cepat. Target pembangunan daerah harus tercapai sesuai rencana sebelum sisa waktu kerja tahun anggaran berakhir,” pungkas Surya.
Dengan instruksi tegas dan hitungan hari yang semakin menipis, Sumatra Utara kini berada di garis start untuk melakukan sprint akhir.
Pertanyaannya, akankah seluruh jajaran pemerintahan mampu menjawab tantangan ini? Kita nantikan dalam 142 hari ke depan. (Rel)