Program Mata Deli, Inovasi Keamanan Swadaya Masyarakat Jadi Contoh di Kota Medan

168

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Waas, secara resmi meluncurkan program inovatif bernama Monitoring Aman Terpadu Medan Deli (Mata Deli) pada Minggu (5/7/2026).

Peluncuran yang digelar di halaman Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna ini menandai langkah baru dalam sistem keamanan kota yang mengandalkan partisipasi aktif warga.

Yang membuat program ini istimewa adalah sumber pendanaannya. Sebanyak 200 unit CCTV yang dipasang di gang-gang, pos kamling, dan kawasan rawan kriminalitas di Kecamatan Medan Deli seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat dan para pemangku kepentingan bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ini merupakan gerakan bersama stakeholder untuk menghadirkan CCTV di daerah-daerah yang dianggap rawan. Ada sekitar 200 titik di Medan Deli, masuk sampai ke gang-gang, pos kamling maupun kawasan rawan,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.

Camat Medan Deli, Aidiel Putra Pratama, menjelaskan bahwa kamera pengawas ini dipasang di rumah-rumah warga dengan memanfaatkan jaringan WiFi milik masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan operasional berjalan tanpa membebani anggaran Pemko Medan.

Baca Juga : CCTV di Medan Makin Paten, Bisa Pantau Ketinggian Air Sungai

Dengan 105 pos kamling yang sudah ada, CCTV ditempatkan di titik-titik yang belum terjangkau. Targetnya, 400 titik ideal ko n200 tambahan masih terus digalakkan.

Rico Waas menargetkan program ini direplikasi di kecamatan lain: “Kami menargetkan program ini diterapkan di kecamatan-kecamatan lain agar nantinya pemantauan kita lebih baik, lebih komprehensif, dan lebih lengkap.”

“Ini menunjukkan keamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita sama-sama membangun keamanan ini bareng-bareng,” tegasnya. (Rel)