Bapenda Umumkan Pemenang Gebyar PBB dan Opsen PKB, Wujudkan Medan Berdaya
MEDAN – Kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan mencapai puncaknya pada Sabtu malam (4/7/2026) melalui gelaran spektakuler Pesona Colorful Medan 2026 di Lapangan Merdeka.
Ribuan warga dari berbagai penjuru kota memadati kawasan tersebut, tidak hanya untuk menikmati hiburan rakyat dan atraksi budaya, tetapi juga menyaksikan momen puncak pengundian hadiah Gebyar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan.
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi simbol nyata sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan masyarakat dalam membangun kota melalui kepatuhan pajak.
Wali Kota Medan, Rico Waas, secara langsung melakukan pengundian hadiah utama di hadapan ribuan pasang mata yang penuh harap.
Pesona Colorful Medan 2026 bukan sekadar ajang undian berhadiah. Malam itu juga dimeriahkan oleh penampilan musisi nasional seperti The Changcuters, Bilal Indrajaya, dan Wijaya 80 yang sukses menghipnotis penonton.
Namun, sorotan utama jatuh pada pemecahan Rekor Dunia MURI melalui pagelaran alat musik tradisional Karo, Kulcapi, yang dimainkan secara serentak oleh 100 peserta.
Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti komitmen Kota Medan dalam melestarikan budaya Nusantara di tengah hiruk-pikuk modernitas.
Puncak acara dari sisi perpajakan adalah pengumuman para pemenang beruntung. Wali Kota Rico Waas mengumumkan dua nama yang berhasil membawa pulang satu unit sepeda motor masing-masing sebagai hadiah utama Gebyar PBB, yaitu Dedi ST dari Kecamatan Medan Marelan dan Muhammad Ali dari Kecamatan Medan Timur.
Sementara itu, untuk kategori Opsen PKB, M. Tafip Effendi dengan Nomor Polisi BK 1826 ADC berhasil memenangkan satu unit laptop.
“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para wajib pajak yang telah taat dalam melaksanakan kewajibannya. Dengan membayar pajak tepat waktu, Bapak dan Ibu sekalian telah berkontribusi langsung bagi pembangunan dan kemajuan Kota Medan yang kita cintai ini,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.
Sebelum pengundian utama, Bapenda Kota Medan telah lebih dulu membagikan berbagai hadiah menarik lainnya di stan resmi mereka yang terletak di area Pesona Colorful Medan.
Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, bersama Kepala Bidang PBB dan BPHTB Sahlan Romadhon, serta Kabid Pengembangan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah Poppy Maya Syafira secara langsung mengundi hadiah-hadiah seperti sepeda listrik, kulkas, kompor gas, smartphone, hingga smartwatch.
Uniknya, proses pengundian ini dilakukan secara livestreaming melalui media sosial Bapenda Kota Medan, memungkinkan wajib pajak yang tidak dapat hadir secara langsung untuk tetap mengikuti jalannya undian dari rumah.
Gebyar PBB dan Opsen PKB 2026 bukan hanya tentang undian. Bapenda Kota Medan juga meluncurkan Program Insentif Fiskal PBB dengan diskon hingga 75% dan pembebasan denda selama bulan Juli 2026.
Program ini berlaku otomatis tanpa surat permohonan, mencakup potongan pokok pajak berdasarkan tahun pajak serta pembebasan sanksi administratif bagi seluruh tunggakan.
Wali Kota Rico Waas pun mengapresiasi langkah cepat Bapenda yang sejak awal tahun telah mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB lebih awal untuk memastikan anggaran pembangunan tersedia sejak dini.
Lebih jauh, Pemko Medan melalui Bapenda juga mendorong digitalisasi perpajakan melalui aplikasi Smart Tax.
Sistem ini dirancang untuk memudahkan wajib pajak dalam pendaftaran, pembayaran, hingga pencetakan bukti pelunasan, sekaligus mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kota ini hanya bisa maju apabila memiliki kekuatan financial yang baik,” tegas Rico Waas.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memotivasi masyarakat Kota Medan untuk semakin sadar akan pentingnya pajak daerah.
Melalui partisipasi aktif masyarakat mulai dari membayar PBB, PKB, hingga memanfaatkan program insentif—target pembangunan infrastruktur serta peningkatan pelayanan publik di Kota Medan dapat terwujud lebih optimal. (Rel)