Bapenda Medan Bawa Pasukan Super Joint Team, Buru Tunggakan Pajak Hingga ke Pelosok! Ini Hasilnya
MEDAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan mengerahkan pasukan super joint team yang melibatkan TNI, Polri, hingga Kejaksaan untuk memburu tunggakan pajak daerah yang mengendap bertahun-tahun. Langkah agresif ini berhasil mengantongi Rp811.642.001 hanya dalam sebulan!
Bayangkan, 15 wajib pajak (WP) yang selama ini “lupa” kewajibannya akhirnya melunasi tunggakan pada Juni 2026 lalu. Tim gabungan yang digerakkan Bidang Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda ini menyasar dua sektor paling kritis: Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Restoran.
Kepala Bapenda Kota Medan, Dr. M. Agha Novrian menegaskan bahwa operasi ini bukan aksi “pemerasan” berbalut aparat. “Ini bagian dari upaya menciptakan tertib administrasi perpajakan.
Pajak yang dibayarkan akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya tegas.
Agha menyebut optimalisasi pajak adalah langkah strategis Pemko Medan memperkuat kapasitas fiskal demi pembangunan berkelanjutan.
Bahkan, pada triwulan I 2026, realisasi PAD dari 11 sektor pajak sudah mencapai Rp1 triliun lebih atau 35 persen dari target.
Target PAD Kota Medan 2026 dibidik sebesar Rp3,6 triliun. Rinciannya, PBB ditargetkan Rp850 miliar, pajak restoran Rp470 miliar, pajak hotel Rp195 miliar, pajak hiburan Rp130 miliar, pajak reklame Rp150 miliar, dan BPHTB Rp65 miliar.
Namun, Agha mengakui masih ada kendala di lapangan, khususnya PBB. Banyak objek pajak yang pemiliknya tak berdomisili di Medan. Makanya, tim tak hanya menagih, tapi juga membina, mengawasi, dan melakukan pendekatan humanis.
Tim super joint ini bukan main-main. Unsur yang terlibat: Bapenda Medan, Kejaksaan Negeri Medan & Belawan, Polrestabes Medan, Kodim 0201/Medan, Lanud Soewondo, Satpol PP, DPMPTSP, Dinas Pariwisata, Bagian Hukum Setda, hingga jajaran kewilayahan.
Dengan sinergi lintas instansi ini, Bapenda optimistis kepatuhan WP meningkat dan PAD makin kokoh.
“Kami mengajak WP yang masih menunggak, khususnya PBB dan restoran, segera lunasi kewajibannya. Kontribusi nyata kalian akan kembali untuk Medan yang lebih baik,” pungkas Agha. (Rel)