Kebarakan Hebat! 9 Ruko Lakalaka Di Perumnas Mandala, Api Jilat Lantai 3, Warga Panik!
MEDAN – Peristiwa mengerikan terjadi di kawasan Perumnas Mandala, Deliserdang, Minggu (26/7/2026) siang, ketika sembilan unit rumah toko (ruko) berlantai tiga di Jalan Garuda dilalap si jago merah.
Kebakaran yang berlangsung dramatis ini sempat membuat warga dan pekerja salon panik berhamburan keluar setelah api pertama kali muncul dari lantai 2 ruko Haulianta Salon.
Asap tebal langsung mengepung kawasan pemukiman padat penduduk tersebut. “Saya melihat api dari balik jendela, langsung berteriak minta tolong!” ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Kobaran api dengan cepat merambat ke lantai 3 bangunan dan menyambar ruko di sebelahnya yang berfungsi sebagai rumah tinggal, toko kelontong, dan rumah makan.
Para pekerja salon dibantu warga sekitar berjibaku mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam ruko yang sudah mulai dilalap api.
Petugas Pemadam Kewalahan Di Lantai 3
Enam armada pemadam kebakaran Kota Medan diterjunkan ke lokasi. Namun petugas sempat kewalahan memadamkan titik api di lantai 3 yang sulit dijangkau.
Api bahkan tembus ke bagian belakang ruko, memaksa petugas membawa selang ke lantai 2 dan 3 untuk pemadaman maksimal. Setelah hampir 2 jam berjibaku, api akhirnya berhasil dijinakkan dan proses pendinginan dilakukan.
Kepala Bidang Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Leorencius Manurung, menjelaskan delapan unit ruko terdampak dengan rata-rata kerusakan sepertiga bagian bangunan. Namun tiga di antaranya mengalami kerusakan cukup berat.
Salah satu pekerja salon, Adida (25) mengungkapkan, dirinya bersama rekan kerja baru mengetahui kebakaran setelah ada warga yang memperingatkan.
“Biasanya Minggu kami buka jam 12. Banyak barang yang terbakar,” ungkapnya dengan nada terkejut.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kepala Lingkungan 5, Thamrin, menyatakan saat ini pihaknya masih mendata pemilik ruko dan memastikan seluruh korban mendapatkan pendampingan.
Sementara itu, personel Polsek Medan Tembung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang masih dalam penyelidikan.
Kejadian ini menyedot perhatian ribuan warga yang memadati lokasi, menyaksikan proses pemadaman yang menegangkan. Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat pemukiman dan usaha. (FD)