Ajang Buktikan Nyali! 128 ASN Medan Adu Bantai di Atas Danau, Wali Kota Sampai Ngakak

227

MEDAN – Tepuk tangan dan tawa pecah di Taman Cadika, Medan, Minggu (23/8/2026). Bukan karena pertunjukan sulap atau lawakan, melainkan karena 128 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat mempertaruhkan nyali dalam Lomba Pukul Bantal di atas danau!

Bayangkan pemandangannya: dua orang duduk berhadapan di atas sebatang kayu yang melintang di atas permukaan air. Kaki menggantung, satu tangan memegang bantal sebagai “senjata”, tangan lainnya berpegangan pada kayu.Sasaran? Sederhana: pukul lawan sampai jatuh ke dalam danau!

Pertandingan sengit terjadi antara tim BKPSDM dan Bagian Umum Setda Kota Medan. Dalam duel yang menegangkan itu, Abdul Halim dari Bagian Umum harus rela basah kuyup setelah menerima pukulan keras dan tercebur ke kolam di hadapan para penonton.

Momen kocak itu sontak mengundang tawa Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap yang turut menyaksikan langsung.

Meski basah kuyup, Abdul Halim justru tertawa lepas. “Senang dan seru kali ini bisa ikut pertandingan pukul bantal. Semoga tahun depan diadakan lagi dan bisa menang!” ujarnya dengan semangat.

Baca Juga : Bukan Sekadar Lomba Agustusan! Ini Cara Unik Bapenda Medan Rayakan HUT RI ke-81 Sambil Kejar Target PAD

Lomba yang menggunakan sistem gugur ini menjadi magnet utama perayaan Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Total ada 13 jenis perlombaan yang digelar, mulai dari Futsal Gembira Pakai Sarung, Tarik Tambang, Fashion Show Kemerdekaan, hingga Lomba Masak Nasi Goreng Medan.

Namun yang membuat acara ini berbeda dari perayaan kemerdekaan pada umumnya adalah lokasi dan konsepnya. Taman Cadika bukanlah lapangan biasa tempat ini menyuguhkan pemandangan danau buatan yang menjadi arena paling menegangkan bagi para peserta.

Bayangkan harus menjaga keseimbangan di atas kayu licin sambil menghindari pukulan bantal dari lawan. Jatuh ke air bukanlah pilihan, tapi kepastian bagi yang kalah!

Acara yang digelar Pemko Medan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara formal, tetapi juga melalui kebersamaan dan tawa.

Ribuan ASN dari berbagai perangkat daerah dan kewilayahan hadir memeriahkan, menjadikan Taman Cadika lautan manusia penuh atribut merah-putih.

Bagi Anda yang penasaran dengan keseruan lomba pukul bantal, Taman Cadika di Kecamatan Medan Johor bisa menjadi destinasi wisata edukatif.

Di luar momen kemerdekaan, tempat ini menawarkan berbagai fasilitas olahraga air seperti kayak, arena sepatu roda, lapangan basket, hingga berkuda.

Pesan moral dari acara ini? Semangat kompetisi, kekompakan, dan keberanian untuk tertawa bersama adalah esensi sejati dari perayaan kemerdekaan. Seperti kata Abdul Halim yang basah tapi bahagia kalah di atas kayu, tapi menang dalam kebersamaan.

HUT ke-81 RI bukan sekadar seremonial, tapi momen untuk merayakan persaudaraan dengan cara paling menghibur. Dan Medan membuktikannya dengan gaya! (Rel)