Tragedi Lampu Merah Ngumbang Surbakti: Innova Hajar Vario Bonceng Tiga, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Jalan

350

MEDAN – Sebuah tragedi lalu lintas kembali memicu duka di Kota Medan. Seorang ibu rumah tangga (IRT) meregang nyawa setelah sepeda motor yang ditumpanginya dihantam mobil Toyota Kijang Innova di persimpangan lampu merah Jalan Ngumbang Surbakti, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Selayang, Sabtu (29/8/26) sore.

Peristiwa nahas ini menjadi pengingat getir tentang betapa rapuhnya nyawa di tengah hiruk-pikuk lalu lintas.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo, mengungkapkan insiden berawal saat Toyota Kijang Innova bernopol BL 1197 NC yang dikemudikan Gandi Adriansyah (20), seorang mahasiswa asal Rokan Hilir, Riau, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan Ring Road menuju Jalan Ngumbang Surbakti.

Di sisi berlawanan, sepeda motor Honda Vario BK 4441 AJJ yang dikendarai Bambang Irawan (36) melaju dari Simpang Pemuda menuju Simpang Dr Mansyur. Motor tersebut berboncengan tiga: Bambang sendiri, Morival (23), dan Syamsih (51), seorang IRT.

Sesampai di lokasi, diduga pengemudi Innova yang terus melaju kencang gagal memperhatikan situasi persimpangan.

Mobil bernasib sial itu pun menabrak bagian samping kiri Vario, mengakibatkan ketiga korban terpental dan terhempas ke tengah jalan.

Baca Juga : Terlibat Lakalantas, Waka Polres Pelabuhan Belawan Meninggal Dunia

Bambang Irawan mengalami luka robek di kening dan sakit dada, kini dirawat di RS Tere Margaretha Medan. Morival (23) mengalami luka di pinggang dan kehilangan kesadaran, juga dirawat di rumah sakit yang sama.

Nasib tragis menimpa Syamsih (51), warga Jalan Priuk, Medan Petisah. Ia mengalami patah kaki dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bina Kasih Medan. Sementara itu, pengemudi Innova, Gandi Adriansyah, hanya mengalami luka ringan.

Akibat benturan keras, Innova mengalami kerusakan parah di samping kanan depan, kap depan, dan kaca depan retak. Sementara Vario ringsek total. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Polisi tengah melakukan pengecekan rekaman CCTV, olah TKP, membuat sketsa, dan mengamankan barang bukti di Polsek Sunggal.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa kecepatan di jalan raya bukan hanya soal angka, tapi soal nyawa. Sebuah keputusan sesaat bisa mengubah hidup selamanya. Mari berkendara dengan hati-hati, patuhi rambu lalu lintas, dan hargai keselamatan sesama.

Kecelakaan maut di lampu merah Ngumbang Surbakti menambah daftar panjang tragedi lalu lintas di Medan. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. (FD)