Ketua Badko HMI Sumut: Seorang Pemimpin Harus Bisa Kontrol Emosi

193

MEDAN – Celetukan Calon Gubenur Sumatera Utara nomor urut dua, Edy Rahmayadi terhadap ungkapan yang disampaikan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Surya saat proses pencabutan nomor urut pasangan calon gubernur – wakil gubernur yang bertarung dalam kontestasi Pilgubsu 2024 beberapa waktu lalu mengundang reaksi dari Ketua Umum Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar butar.

Dalam kegiatan resmi yang digelar KPU Sumut itu, Edi melemparkan ungkapan “Pak Surya sudah mulai berani”. Menurut Yusrli, hal tersebut seharusnya tidak diungkapkan. Sebab dapat memicu ketegangan, baik di dalam kontestasi pemilihan gubernur dan juga di pemerintahan. Baginya seorang gubernur merupakan pemimpin. Seeorang pemimpin itu harus menjadi teladan bagi masyarakatnya.

“Sifat -sifat seorang pemimpin harus mampu mengontrol emosi dan menjadikannya sebagai artikulasi komunikasi yang baik kepada publik dan lawan bicaranya. Sehingga terciptanya sebuah kebijakan yang berpijak terhadap kebenaran objektif, berpihak kepada masyarakat luas dan bergerak berdasarkan kepentingan umat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, sepanjang karirnya menjadi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi beberapa kali sikapnya diduga mengandung kontroroversi.

Hal ini berdasarkan jejak digital yang ada. “Seharusnya Pak Edy tidak membangun komunikasi yang buruk. Sebab, hanya menciptakan disharmonisasi. Lebih baik beliau mengedepankan dialog dan kolaborasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” tambahnya. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com