Iran: Perang dengan Israel Bisa Berakhir dalam Hitungan Menit Jika AS Turun Tangan!

JAKARTA – Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan, seorang pejabat tinggi Iran mengungkapkan bahwa perang antara Iran dan Israel bisa dihentikan hanya dalam hitungan menit—asal Presiden AS Donald Trump mau mengambil telepon dan memberi perintah ke Israel.

“Cukup satu panggilan dari Trump ke Netanyahu, perang ini selesai,” tegas Majid Farahani pejabat kepresidenan Iran, dalam wawancara eksklusif dengan CNN (20/6/2025).

Syarat Iran: Hentikan Serangan, Baru Bisa Berdialog
Farahani menegaskan bahwa Iran tetap terbuka untuk dialog, tetapi dengan satu syarat mutlak: Israel harus menghentikan semua serangan udaranya terlebih dahulu.

“Kami percaya pada solusi diplomatik, baik melalui jalur langsung maupun tidak,” ujarnya. “Tapi selama bom masih jatuh, tidak ada ruang untuk negosiasi.”

Isu Nuklir Masih Jadi Batu Sandungan
Pejabat Iran itu juga menyentuh isu sensitif pengayaan uranium, yang menjadi pemicu ketegangan dengan Barat. Meski tekanan internasional kian menguat, Iran tetap menolak menghentikan program nuklirnya sepenuhnya.

“Kami mungkin bisa menurunkan level pengayaan, tapi menghentikannya sama sekali? Tidak mungkin,” tegas Farahani.

Pernyataan ini muncul di tengah desakan dari AS, Israel, dan negara-negara Eropa agar Iran menghentikan seluruh aktivitas pengayaan uranium. Prancis bahkan bersikeras: “Tidak boleh ada pengayaan uranium, titik!”

Pertemuan Rahasia di Jenewa: Akankah Ada Terobosan?
Sementara ketegangan memanas, upaya diplomasi darurat digelar di Jenewa. Para menteri luar negeri Iran, Inggris, Prancis, Jerman, plus perwakilan Uni Eropa, bertemu secara langsung untuk pertama kalinya sejak konflik pecah.

Pertemuan ini menjadi sorotan, terutama setelah ancaman militer AS sempat mengguncang dunia. Namun, belakangan muncul sinyal bahwa perang masih bisa dihindari.

Trump Terbelah: Perang atau Damai?
Di internal Gedung Putih, kabarnya terjadi perdebatan sengit. Sebagian ingin langsung serang, sementara yang lain masih mempertimbangkan jalur diplomasi.

Farahani mengingatkan jika AS ikut campur, kami punya banyak senjata di meja. Dan semuanya siap digunakan.

Rakyat Iran Membara: “Ganyang AS dan Israel!
Di Teheran, ribuan massa membanjiri jalan-jalan, membawa bendera Iran, Hizbullah, dan Palestina, sambil membakar simbol AS dan Israel. Teriakan “Mati Israel! Mati Amerika!” bergema di seluruh kota. (CNNIndonesia)

#ASvsIran#DiplomasiDarurat#IranIsrael#KonflikGlobal#KrisisTimurTengah#NuklirIran#Trump