Bobby Nasution Dukung Penuh Program BPN Tata Lahan Sumut: Perkuat Sertifikasi dan Atasi Konflik Tanah

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution resmi mendukung langkah strategis Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut dalam penataan lahan, sertifikasi tanah, dan penyelesaian konflik kepemilikan aset.

Dukungan ini disampaikan langsung Bobby Nasution saat bertemu Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut, Sri Pranoto, di Kantor Gubernur Sumut, Medan.

Dukungan Bobby Nasution untuk Penyelesaian Konflik Lahan
Dalam pertemuan tersebut, Bobby Nasution menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Sumut dan BPN untuk menyelesaikan persoalan kompleks pertanahan di Sumut. Beberapa isu krusial yang menjadi fokus meliputi:
– Tumpang tindih kepemilikan lahan
– Sengketa lahan eks-HGU (Hak Guna Usaha)
– Klaim masyarakat atas aset tanah pemerintah/BUMN
– Penetapan batas tanah yang akurat

“Ini bukan sekadar masalah administratif, tetapi menyangkut hajat hidup masyarakat. Kita harus berikan kepastian hukum melalui sertifikasi tanah dan penyelesaian konflik secara menyeluruh,” tegas Bobby Nasution.

Sertifikasi Tanah: Langkah Strategis Lindungi Aset Pemprov Sumut
Salah satu prioritas utama yang digarisbawahi Bobby Nasution adalah percepatan sertifikasi tanah aset Pemprov Sumut. Program ini dinilai krusial untuk mencegah klaim sepihak dari pihak lain dan memastikan kepastian hukum atas kepemilikan aset pemerintah.

“Sertifikasi oleh BPN bukan hanya urusan dokumen, tetapi upaya melindungi hak masyarakat dan negara,” tambah Bobby.

Kolaborasi BPN dan Pemprov Sumut untuk Pemetaan Akurat
Sri Pranoto, Kepala BPN Sumut, mengapresiasi dukungan Pemprov Sumut dan mengungkapkan progres pemetaan lahan yang sedang dilakukan. Menurutnya, langkah ini menjadi fondasi untuk:
– Menyelesaikan konflik batas tanah
– Mempercepat pendaftaran tanah sistematis
– Mengoptimalkan pengelolaan aset pemerintah

“Kami telah menjajaki solusi win-win solution di area konflik. Respons masyarakat sangat positif terhadap program BPN,” ujar Sri Pranoto. Ia juga menekankan pentingnya pemetaan batas tanah berbasis data valid untuk menghindari kesalahan interpretasi.

Sinergi Multi-Pihak untuk Tata Kelola Lahan Berkelanjutan
Pertemuan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan Basarin Yunus Tanjung dan Kepala BKAD Sumut Ramadani Lubis, menandakan komitmen kuat jajaran Pemprov Sumut dalam mendukung program BPN.

Ke depan, kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota akan diperkuat untuk memastikan program tata lahan Sumut berjalan efektif.

Dengan dukungan Bobby Nasution, program BPN di Sumut diharapkan menjadi model resolusi konflik lahan dan sertifikasi tanah terintegrasi di Indonesia. (FD)

#bobbynasution#BPNSumut#KonflikLahan#SertifikasiTanah#TataLahanSumut