LANGKAT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Sumut akhirnya buka suara terkait bentrok fisik dua organisasi masyarakat (Ormas).
Namun Ketua Harian GRIB Jaya Sumut Dejon Badawi mengklaim bahwa kericuhan yang terjadi di Desa Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat bukanlah bentrok sesama ormas.
Dalam keterangan persnya, Minggu (3/8/2025) Dejon Badawi mengatakan peristiwa pertama yang terjadi menyebutkan kalau anggota GRIB Jaya Langkat melakukan penyerangan terhadap anggota salah satu ormas yang sedang mengawal mobil pengangkut ayam.
“Jika ada anggota GRIB Jaya yang menyerang saat pengawalan mobil ayam, silahkan proses hukum, biar polisi yang bertindak,” katanya.
Dejon melanjutkan, di lokasi kedua yang videonya beredar luas di media sosial, jelas terlihat kalau puluhan orang membawa senjata tajam melakukan penghadangan, dan menyerangan satu unit mobil warga yang saat itu melintas di lokasi kejadian.
“Nah, dari rekaman video itu, terlihat pelaku menggunakan mobil berlambang Ormas. Bahkan ketua ormas berinisial B disebut-sebut terlihat ada di lokasi kejadian bersama puluhan anggotanya,” terangnya.
Diterangkan Dejon, jika bentrokan antar ormas, sudah jelas dua kubu saling berhadapan di lokasi dan saling serang. Sementara, di lokasi tidak ada satu orang pun anggota GRIB Jaya.
Menurutnya, insiden itu merupakan aksi penyerangan yang dilakukan oknum Ketua salah satu ormas di Langkat berinisial B bersama anggotanya.
“Yang terjadi adalah penyerangan terhadap satu unit mobil Pajero hitam dan pelaku sampai masuk pekarangan rumah milik mantan Kepala Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat,” ujarnya.
Sebut dia, sama sekali tidak ada bentrok antar ormas.”Yang ada penyerangan,” tegasnya.
Ia menambahkan aksi penyerangan tersebut telah dilaporkan ke Polres Langkat. Oleh karena itu, Dejon meminta Polres Langkat segera menindaklanjuti laporan tersebut. “Segera tangkap Oknum Ketua Ormas di Langkat berinisial B,” tutur Dejon. (FD)