Menyentuh Hati di Binjai: PKK Sumut Gelar Bakti Sosial untuk 60 Anak Panti Sambut HKG 2026 & HUT Sumut ke-78

BINJAI – Senyum merekah menghiasi wajah puluhan anak di Panti Asuhan Al Washliyah, Jalan Ahmad Yani Nomor 35, Binjai, Jumat (17/4/2026).

Bukan tanpa alasan, Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) datang membawa ribuan harapan dalam rangka menyambut dua momen besar: Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Provinsi Sumut.

Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian. Dipimpin langsung oleh Staf Ahli I PKK Sumut, Titiek Sugiharti, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut, Evi Novida, serta jajaran pengurus, rombongan menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan.

Mulai dari tas sekolah warna-warni, buku tulis, pensil, kompor gas, hingga perlengkapan dapur semua disiapkan untuk meringankan beban dan menyemangati anak-anak panti.

“Ini bentuk dukungan kami untuk adik-adik semua,” ujar Titiek Sugiharti dengan nada penuh kehangatan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini adalah rangkaian dari semangat kebersamaan HKG PKK dan HUT Sumut.

Namun, yang paling membekas adalah ketika Titiek turun langsung berbaur. Ia duduk di antara anak-anak, menanyakan cita-cita satu per satu. Ada yang bercita-cita menjadi guru, dokter, bahkan polisi.

Baca Juga : Rico Waas Apresiasi Bakti Sosial IKAPTK Medan: Ajak Masyarakat Jadi Orang Tua Asuh!

“Jangan pernah patah semangat dengan keterbatasan. Tetap giat belajar, kelak kalian pasti pintar dan sukses,” pesannya disambut anggukan bersemangat dari anak-anak.

Satu fakta menarik terungkap dari Ketua Panti Asuhan Al Washliyah Binjai, Alija Izel Begovic. Menurutnya, kunjungan PKK Sumut ini adalah yang pertama kali dari unsur pemerintah sepanjang sejarah panti tersebut berdiri.

“Ini kehormatan besar bagi kami. Bahkan menjadi catatan sejarah. Semoga membawa keberkahan,” ungkap Alija haru.

Panti yang diasuh oleh lima orang pengasuh ini kini menaungi 60 anak, putra dan putri, dengan latar belakang beragam: yatim, piatu, yatim piatu, hingga dari keluarga kurang mampu. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Binjai, Langkat, Deliserdang, Nias, hingga Karo.

Seluruh biaya operasional digantungkan pada donasi para dermawan. “Setelah pendidikan selesai, mereka akan kembali ke keluarga masing-masing. Sinergi dengan PKK dan DWP sangat kami harapkan ke depannya,” pungkas Alija.

Kisah sederhana namun bermakna ini menjadi bukti bahwa gerakan PKK tak hanya seremonial, tapi juga menyentuh akar.

Aksi berbagi di Binjai ini diharapkan viral dan menginspirasi banyak pihak untuk terus peduli pada sesama, terutama anak-anak yang membutuhkan uluran tangan. (Rel)

#AnakPanti#BaktiSosial#BeritaViral#Binjai#HKG2026#HUTSumutKe78#Inspirasi#Kebersamaan#kitamedandotcom#PKKSumut#SEO