Sumpah Pemuda, Sejarah Gotong Royong Menebar Semangat Patriotisme

MEDAN – Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme sekaligus menyatukan visi kebangsaan.

Bahkan, logo peeringatan sumpah pemuda tahun ini berbentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi dan warna warni menunjukkan keragaman suku, bahasa dan budaya. “Heterogenitas ini sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia,” ungkap Walikota Bobby Nasution membacakan pidato tertulis Menpora pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Depan Kantor Walikota Medan, Sabtu (28/10/2023)

Bobby yang menjadi pembina upacara juga menyampaikan, pemerintah telah membuka luas partisipasi pemuda pemudi. Generasi muda Indonesia hari ini telah seiring sejalan mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama.

“Inklusivitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda pemudi mendapatkan tempat terhormat dalam pembangunan nasional,” ungkapnya.

Oleh karenanya, kata Bobby Nasution melanjutkan, setiap pemuda perlu mempunyai visi, misi dan peran strategis untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berlari lebih cepat. Strategi paling ampuh, yakni tolong menolong lintas generasi dan sektoral.

“Jadi momen ini kita canangkan kebulatan tekad semua stakeholder baik kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, organisasi kepemudaan, komunitas serta elemen lainnya. Sekaligus momentum membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan negeri,” ujarnya.(KM)

pemko medan