Terungkap! Mahasiswa Farmasi Jadi Bandar, 488 Pod Getar ‘Squid Game’ Disita Polisi di Medan

MEDAN – Dunia pendidikan Sumatera Utara kembali tercoreng. Seorang mahasiswa farmasi yang seharusnya mempelajari ilmu tentang obat-obatan justru terjerat dalam bisnis haram narkotika.

Sat Res Narkoba Polrestabes Medan menangkap MZ (21), mahasiswa asal Aceh yang diduga berperan sebagai bandar pod getar atau vape berisi narkotika dengan barang bukti fantastis 488 pod getar merek Squid Game.

Penangkapan terjadi di sebuah rumah kos di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Senin (20/7/2026) malam. Bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba, Tim 10 Unit III Sat Res Narkoba yang dipimpin Iptu Berry Anggara melakukan penyelidikan.

Saat disergap, MZ sedang membawa tas ransel berisi ribuan pod getar yang diduga siap diedarkan.

Baca Juga : Bukan Vape Biasa! Satres Narkoba Medan Bekuk Kurir Jaringan Malaysia, 128 Pod Getar Disembunyikan di Bawah Bantal Hotel

Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan pengembangan dari kasus pod getar sebelumnya di pusat Kota Medan.

“Ada 488 pcs pod getar yang kami sita dari pelaku yang masuk dalam sindikat narkoba antar provinsi, dan kami pastikan pelaku merupakan bandar,” tegasnya.

Yang lebih mencengangkan, meski baru menjalankan bisnis ilegal ini selama dua bulan, MZ telah melakukan delapan kali transaksi. Sebagian pembelinya berasal dari kalangan mahasiswa. Ini menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di kalangan generasi muda.

Sat Res Narkoba saat ini tengah memburu rekan pelaku di Aceh dan menelusuri jalur masuk pod getar yang diduga dipasok dari Malaysia.

“Kami pastikan bagaimana pun cara pelaku berkamuflase dan bertransformasi, akan kami selangkah lebih maju dari mereka. Tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba terlebih bandar di kota Medan,” pungkas AKBP Rafli.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus peredaran narkoba kian canggih dengan memanfaatkan tren vape dan merek populer seperti Squid Game untuk menarik minak generasi muda.

Ironisnya, seorang mahasiswa farmasi yang memahami zat kimia justru menyalahgunakan ilmunya untuk kejahatan lintas negara. Polisi terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan utuh sindikat ini. (FD)

#BeritaHukum#kitamedandotcom#MahasiswaFarmasi#PodGetar#polrestabesmedan#satresnarkoba#SquidGamekriminalmedannarkobaviral