Untung Besar dari Pekarangan! Cara Jitu Memelihara Ikan Bawal Air Tawar di Rumah
MEDAN – Memelihara ikan bawal air tawar di kolam pekarangan rumah kini menjadi pilihan cerdas bagi masyarakat yang ingin menambah penghasilan tanpa modal besar.
Ikan bawal dikenal cepat tumbuh, tahan penyakit, dan memiliki nilai jual tinggi. Tak heran, budidaya ini digemari pemula hingga pelaku usaha rumahan.
Apa itu ikan bawal air tawar?
Ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) merupakan jenis ikan konsumsi favorit karena dagingnya tebal, gurih, dan permintaan pasarnya stabil sepanjang tahun.
Siapa yang bisa memeliharanya?
Siapa pun bisa. Mulai dari ibu rumah tangga, karyawan, hingga pensiunan. Tidak dibutuhkan lahan luas maupun keahlian khusus.
Di mana kolam dibuat?
Kolam bisa dibuat di pekarangan rumah menggunakan terpal, beton, atau fiber. Ukuran ideal kolam minimal 2×3 meter dengan kedalaman 80–100 cm.
Kapan waktu terbaik memulai?
Budidaya ikan bawal bisa dimulai kapan saja karena tidak tergantung musim. Masa panen relatif singkat, sekitar 3–4 bulan.
Mengapa ikan bawal menguntungkan?
Karena pertumbuhannya cepat, tingkat kematian rendah, dan pakan mudah didapat. Dengan perawatan tepat, keuntungan bisa berlipat dari modal awal.
Baca juga: Bukan Mitos, Pelihara Hewan Ini Bisa Ubah Pekarangan Jadi Mesin Uang
Bagaimana cara memelihara ikan bawal di kolam pekarangan?
Persiapan Kolam
Bersihkan kolam, isi air setinggi 70–80 cm, lalu diamkan 2–3 hari agar kualitas air stabil.
Pemilihan Bibit
Gunakan bibit sehat berukuran 5–7 cm. Bibit aktif dan tidak cacat akan mempercepat pertumbuhan.
Penebaran Bibit
Tebar bibit dengan kepadatan ideal 10–15 ekor per meter persegi. Lakukan pada pagi atau sore hari.
Pemberian Pakan
Beri pakan pelet berkadar protein 25–30% sebanyak 2–3 kali sehari. Jangan berlebihan agar air tidak cepat kotor.
Perawatan Air
Ganti air 20–30% setiap minggu. Pastikan air tidak berbau dan tidak keruh berlebihan.
Panen
Ikan bawal siap panen saat berat mencapai 500–800 gram per ekor. Panen bisa dilakukan bertahap sesuai kebutuhan pasar.
Baca juga: Wagyu A6, Daging Termahal di Dunia yang Jadi Incaran Para Penikmat Kuliner Mewah
Budidaya ikan bawal air tawar di kolam pekarangan bukan sekadar hobi, tetapi peluang usaha nyata. Dengan ketekunan dan manajemen sederhana, pekarangan rumah bisa berubah menjadi sumber cuan yang menjanjikan. (RS)