Gallery Mustika Deli Hadir di Medan: Bukan Sekadar Galeri, Ini Inkubator Kreatif UMKM Siap Go Global!

320

MEDAN – Ada angin segar bagi para pegiat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Medan. Pemko Medan resmi meluncurkan Gallery Mustika Deli Dekranasda Medan, sebuah ruang promosi sekaligus inkubasi bisnis yang berlokasi strategis di Lantai III Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Iskandar Muda, Rabu (19/8/2026).

Peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, ini bukan sekadar seremonial.

Ini adalah “kick-off” kebangkitan ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif yang selama ini menjadi tulang punggung kota.

“Ini adalah momentum awal. Semuanya harus bergerak maju. Kami membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder untuk memajukan kekuatan UMKM kita,” tegas Rico Waas dengan penuh optimisme.

Rico Waas menegaskan bahwa Gallery Mustika Deli dirancang sebagai etalase kebanggaan Kota Medan. Bukan hanya memajang produk, galeri ini berfungsi sebagai pusat inkubasi yang memberikan pendampingan menyeluruh bagi pelaku UMKM.

Mulai dari peningkatan kualitas produk, branding, pengemasan (packaging), hingga akses permodalan dan perluasan pasar.

Baca Juga : Dorong Perluasan Pasar UMKM, Wali Kota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal

“Bagaimana branding-nya, bagaimana packaging-nya, kita naikkan pelan-pelan. Sehingga nanti kita bisa bawa ke tempat-tempat luar, untuk di galeri lain, untuk di pameran-pameran lain,” ujar Rico Waas mencontohkan produk stik dari Kecamatan Medan Perjuangan yang sudah lezat tapi perlu sentuhan visual yang lebih menarik.

Visi galeri ini tidak berhenti di pasar nasional. Rico Waas mendorong produk wastra dan fesyen lokal untuk menembus pasar internasional.

Bahkan, Dekranasda Kota Medan telah mengusung tema empat musim dalam ajang Indonesia Fashion Week untuk menunjukkan bahwa ulos bisa dikenakan di musim dingin (winter) dan uis gara cocok di musim semi (spring).

“Jadi kita berharap produk-produk kita ini bisa dipakai di dunia internasional di berbagai musimnya,” katanya penuh harap.

Ke depan, Mustika Deli ditargetkan menjadi pusat belanja (one stop shopping) bagi wisatawan dan masyarakat yang ingin mengenal produk asli Medan. Produk yang dipamerkan pun beragam kuliner, wastra, kriya, parfum, skincare, sepatu, tas, hingga produk kreatif lainnya.

Fasilitas mini stage juga tersedia untuk mendukung gelaran fashion show, talkshow, hingga pertemuan bisnis, menjadikannya ruang kolaborasi yang hidup.

Produk yang masuk ke galeri ini pun melalui proses kurasi yang ketat. Pemerintah Kota Medan bersama Dekranasda akan melakukan pendampingan berjenjang, karena kebutuhan setiap pelaku usaha berbeda—ada yang butuh pelatihan, ada yang butuh modal, dan ada yang butuh akses pasar yang lebih luas.

Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, menambahkan bahwa galeri ini adalah “ruang bagi karya dan usaha masyarakat Kota Medan”.

Sejak soft launching pada Juni 2025, sudah ada sekitar 150 pelaku usaha dari bidang kuliner, wastra, dan kriya yang tergabung.

Rico Waas pun mengajak seluruh stakeholder pariwisata, termasuk hotel dan biro perjalanan, untuk ikut menggunakan produk UMKM lokal.

“Kalau mau beli produk sabun, lotion, beli aja sama Mustika Deli. Karena itu mendukung UMKM yang ada di Kota Medan,” ajaknya.

Dengan hadirnya Gallery Mustika Deli, diharapkan produk lokal Medan semakin mendunia dan usaha masyarakat terus berkembang. Jaya UMKM, semangat terus! (Rel)