Ayah & Anak Pengguna Narkoba Aniaya Pekerja Panglong Tewas! Polisi Beberkan Motif Brutal
MEDAN – Dua tersangka, seorang ayah dan anak yang positif narkoba, kini mendekam di sel Polsek Sunggal setelah menganiaya pekerja panglong hingga tewas.
Korban, Wahyu Agung Pranata (28), ditemukan meninggal dengan luka tikaman di leher dan kening usai berkonflik dengan tersangka.
Fakta Mengerikan di Balik Pembunuhan
– Pelaku Residivis & Pengguna Narkoba: TP (45), sang ayah, adalah residivis kasus KUHP 363 dan positif narkoba. Anaknya, HS (20), juga terkonfirmasi pengguna narkotika.
– Motif Dendam Gagal Bayar : Kasus ini berawal saat korban dan rekannya mendatangi rumah tersangka untuk menagih uang HP. Adu mulut berujung pengeroyokan brutal hingga korban tewas.
– Barang Bukti Keji : Polisi menyita pisau dan obeng yang digunakan untuk menyerang korban.
Polisi: “Ini Pelajaran untuk Masyarakat!”
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan menegaskan bahwa kasus ini bisa dicegah jika tersangka tak memilih jalan kekerasan.
“Ini memprihatinkan! Masalah kecil diselesaikan dengan kekerasan, akhirnya merenggut nyawa,” tegasnya.
Tersangka dijerat Pasal 340 jo. Pasal 338 KUHP (Pembunuhan Berencana) dan menghadapi hukuman maksimal seumur hidup. (FD)