Fenomena Social Comparison, Dampak dan Risikonya

81

MEDANSocial comparison atau perilaku membandingkan diri dengan orang lain menjadi fenomena yang semakin menonjol di era digital, terutama setelah penggunaan media sosial meningkat pesat.

Istilah ini merujuk pada kecenderungan seseorang menilai nilai diri, pencapaian, atau kualitas hidup berdasarkan apa yang dilihat dari kehidupan orang lain.

Para ahli menyebut social comparison muncul ketika individu terpapar unggahan yang menunjukkan keberhasilan, pencapaian, tampilan fisik, atau gaya hidup orang lain.

Perilaku ini terjadi secara sadar maupun tidak sadar, khususnya pada kalangan remaja dan dewasa muda.

Social comparison terbagi dalam dua kategori. Pertama, upward comparison, yaitu membandingkan diri dengan orang yang dianggap lebih sukses, lebih kaya, atau lebih menarik. Kedua, downward comparison, yaitu membandingkan diri dengan orang yang dianggap memiliki kondisi lebih buruk.

Pakar psikologi menyampaikan bahwa fenomena ini dipicu oleh akses media sosial yang menampilkan kehidupan versi terbaik dari banyak orang, sehingga menciptakan persepsi tidak realistis tentang standar hidup dan pencapaian.

Social comparison juga dipengaruhi rasa tidak aman, kebutuhan akan validasi, dan tekanan sosial.

Dampak social comparison dinilai signifikan terhadap kesehatan mental. Individu berisiko mengalami stres, menurunnya kepercayaan diri, kecemasan, hingga depresi akibat perasaan tidak mampu memenuhi standar yang dilihat di media sosial. Dalam jangka panjang, fenomena ini dapat memicu perilaku konsumtif dan kebutuhan berlebihan untuk mendapatkan pengakuan.

Pakar menilai langkah mitigasi dapat dilakukan melalui literasi digital, meningkatkan kesadaran bahwa tampilan di media sosial tidak selalu mencerminkan kehidupan nyata, serta membangun penerimaan diri yang lebih kuat.

Pengaturan waktu penggunaan media sosial dan fokus pada pengembangan diri juga menjadi bagian dari solusi.

Social comparison disebut sebagai salah satu tantangan psikologis modern yang perlu diwaspadai karena berpengaruh pada pola pikir, perilaku, dan kesejahteraan emosional masyarakat. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com