9 Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Segera Diperbaiki, Bupati Anton Saragih Pastikan Pembangunan Dimulai Tahun Ini

335

SIMALUNGUN – Peningkatan dan perbaikan sembilan ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Simalungun segera dimulai pada tahun 2026. Program tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur yang terus didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih.

Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan proyek, Bupati Anton Achmad Saragih didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Hotbinson Damanik serta Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rinton Damanik meninjau langsung sejumlah lokasi yang akan menjadi sasaran pembangunan, Selasa (9/6/2026).

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala UPTD Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara, Willi Mangisi Turnip, bersama Kasi Jalan dan Jembatan Marganda Tobing serta Kasi Cipta Karya Sandi Nainggolan.

Rombongan meninjau beberapa ruas jalan strategis, mulai dari Nagori Silabah Jaya, Kecamatan Dolok Pardamean, hingga ruas Jalan Siantar–Kerasan, Kerasan–Perdagangan, dan Simpang Bandar Pulo menuju Bandar Masilam.

Baca Juga: Bupati Simalungun Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden di Gunung Malela

Kepala UPTD Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, Willi Mangisi Turnip, mengatakan keberhasilan proyek sangat membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama terkait pelebaran badan jalan dan penanganan utilitas yang berada di lokasi pekerjaan.

“Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sangat penting agar pelaksanaan proyek berjalan lancar, termasuk untuk kebutuhan pelebaran jalan hingga 10 meter dan penanganan jaringan pipa PDAM yang berada di area drainase,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, atas dukungan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Simalungun.

Menurut Anton, pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendasar masyarakat karena berdampak langsung terhadap kelancaran mobilitas, pertumbuhan ekonomi, konektivitas antarwilayah, hingga peningkatan investasi dan sektor pariwisata.

“Perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata,” kata Anton.

Adapun sembilan paket pekerjaan yang akan dikerjakan di Kabupaten Simalungun meliputi peningkatan struktur Jalan Simpang Raya–Sipintu Angin–Pelabuhan Tigaras sepanjang 4 kilometer, peningkatan Jalan Siantar–Pematang Raya sepanjang 2,2 kilometer, rehabilitasi Jalan Siantar–Tanah Jawa sepanjang 1 kilometer, peningkatan Jalan Perdagangan–Masilam sepanjang 2 kilometer, serta peningkatan Jalan Tanah Jawa–Batas Kabupaten Asahan sepanjang 2 kilometer.

Selain itu, akan dibangun bronjong pada ruas Jalan Tanah Jawa–Batas Kabupaten Asahan sebanyak satu titik, pemeliharaan berkala Jalan Kerasan–Perdagangan sepanjang 3,5 kilometer, peningkatan Jalan Siantar–Kerasan sepanjang 1,5 kilometer, dan pembangunan bronjong pada ruas Batas Simalungun–Sondi Raya sebanyak tiga titik.

Bupati juga menginstruksikan para camat dan pangulu di wilayah yang menjadi lokasi pembangunan agar aktif mendukung pelaksanaan proyek, mulai dari proses koordinasi hingga penyelesaian berbagai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat agar setiap program dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Peninjauan tersebut menjadi bukti sinergi antara Pemkab Simalungun dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Simalungun. (RS)