Bobby Nasution Lantik 3 Pejabat, Singgung Target Wisata Sumut yang Baru 10 Persen dari Negara Tetangga

381

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution kembali menegaskan visinya: pembangunan tidak boleh jalan di tempat.

Dalam pelantikan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (18/9/2026), Bobby melontarkan kritik tajam sekaligus tantangan besar.

Tiga pejabat yang dilantik: Terang Dewi Susantri Ujung (Kadis Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Rudi Hadian Siregar (Karo Umum Setdaprov), dan Evan Botung Daulay (Karo Perekonomian Setdaprov). Hadir mendampingi Wagub Surya dan Pj Sekdaprov Timur Tumanggor.

Bobby menyoroti data kunjungan wisatawan Sumut yang hanya 200 ribu per tahun. Angka ini sangat rendah dibanding provinsi tetangga yang menembus 2 juta kunjungan. “Kita hanya 10 persennya. Ini pekerjaan rumah besar,” tegasnya.

Baca Juga : Bobby Nasution Pimpin Pelantikan Pejabat Kunci Sumut, Ingatkan Pentingnya Anti-Korupsi

Ia meminta Disbudparekraf tidak sekadar membuat event seremonial. “Yang terpenting berbasis data akurat. Apa yang harus diintervensi? Berapa lama wisatawan tinggal? Semua OPD harus mendukung,” ujarnya.

Kepada Karo Perekonomian, Bobby berpesan agar memperkuat kolaborasi dengan industri, pertanian, perikanan, dan BUMD. “Jadilah orang tua bagi BUMD. Jangan mempersulit rencana bisnis. Perhatikan indikator makro ekonomi,” tegasnya.

Karo Umum diminta mengawal efisiensi anggaran. “Belanja pemerintah harus efektif dan bermanfaat. Jauhi korupsi, pungli, atau hal yang merugikan negara. Kita baru dengar paparan KPK,” ingatnya.

Terang Dewi menyatakan siap menyusun rencana pembangunan dan target terukur, terutama untuk anggaran 2027. “Saya jalankan sesuai instruksi Gubernur,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi sinyal kuat: Bobby Nasution tidak ingin sekadar seremonial. Ia menuntut data, kolaborasi, dan hasil nyata. Akankah Sumut mengejar ketertinggalan? Publik menanti. (Rel)