Gebrakan Bobby Nasution di Nias! Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Tembus Rp87 M
GUNUNGSITOLI – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus menunjukkan komitmen serius dalam memajukan sektor pendidikan di wilayah kepulauan.
Kali ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution langsung turun ke lapangan meninjau proses revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias yang berlokasi di Desa Fodo, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kamis (16/7/2026) siang.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Di tengah program “Berkantor di Daerah” yang digalakkan Bobby Nasution, agenda peninjauan sekolah menjadi prioritas utama untuk memastikan pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan sesuai harapan.
Kepulauan Nias yang selama ini masuk kategori daerah tertinggal mendapat perhatian khusus melalui percepatan pembangunan di sektor pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.
Sesampainya di lokasi, Bobby Nasution langsung mendengarkan paparan teknis dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Alexander Sinulingga.
Alexander menegaskan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan langkah strategis jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kepulauan Nias.
“Pendidikan merupakan kebutuhan dasar. Dengan adanya SMAN unggulan di Kepulauan Nias, output yang kita harapkan adalah peningkatan kualitas SDM masyarakat Nias itu sendiri,” ujar Alexander di lokasi.
Pernyataan ini selaras dengan visi besar Bobby Nasution yang menjadikan pendidikan sebagai kunci utama pemutus mata rantai kemiskinan.
Sebelumnya, gubernur juga telah menargetkan pembangunan tiga SMA Unggulan di Sumatera Utara, dengan salah satunya di Kepulauan Nias.
Proyek revitalisasi yang dimulai sejak April 2026 ini menunjukkan perkembangan menggembirakan. Berdasarkan papan informasi proyek, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp87,3 miliar bersumber dari APBD Sumut 2026.
Progres pembangunan saat ini telah mencapai hampir 25 persen dengan deviasi positif +0,098 persen—artinya pengerjaan berjalan di atas target.
“Progresnya positif. Sampai hari ini progres pembangunannya hampir 25 persen dengan deviasi +0,098 persen. Artinya, progresnya berada di atas target,” jelas Alexander.
Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 dan siap digunakan pada tahun ajaran mendatang.
Meski pembangunan berlangsung, proses belajar mengajar tidak terganggu. Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli untuk merelokasi kegiatan belajar mengajar ke gedung milik Dinas Perhubungan Gunungsitoli.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemko Gunungsitoli. Alhamdulillah, anak-anak diperbolehkan direlokasi ke salah satu gedung milik Pemko, tepatnya aset Dinas Perhubungan,” ujar Alexander.
SMAN Unggulan Sukma Nias ke depan akan bertransformasi menjadi SMA Plus dengan fasilitas yang tak kalah dengan sekolah unggulan lain di Sumatera Utara. Kompleks sekolah baru ini akan dilengkapi dengan:
· 12 rombongan belajar baru
· Gedung laboratorium canggih untuk praktik sains dan teknologi
· Asrama terpisah bagi pelajar putra dan putri
· Fasilitas olahraga lengkap
· Rumah dinas untuk para guru
· Dapur dan ruang makan
· Tempat ibadah berupa musala dan gereja
“Nanti kami juga akan membuka rekrutmen guru. Bisa saja ada guru dari luar daerah yang membutuhkan rumah dinas. Guru yang belum berkeluarga juga bisa tinggal di sana. Sementara untuk siswa, nantinya juga tersedia asrama,” jelas Alexander.
Antusiasme masyarakat menyambut proyek ini sangat tinggi. Salah satu orang tua siswa, Ina Kevin Harefa, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak di Nias.
“Terima kasih Pak Gubernur. Kami sangat senang jika sekolah anak kami diperbaiki. Semoga dengan fasilitas yang semakin baik, anak-anak dapat belajar lebih nyaman dan ilmunya bermanfaat untuk masa depan,” tuturnya.
Ia juga berharap SMAN Unggulan Sukma Nias mampu menciptakan iklim pendidikan yang semakin baik di Kepulauan Nias. “Pastinya kami bangga dan bersukacita. Harapannya ke depan sekolah ini menjadi lebih hebat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya. (Rel)