Revitalisasi Selesai, Gedung Warenhuis Medan Siap Hidupkan Kembali Denyut Seni dan Kreativitas!

84

MEDAN – Gedung bersejarah Warenhuis di kawasan Kesawan, Medan, akhirnya bersiap menyambut babak baru. Setelah melalui proses revitalisasi yang menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemko) Medan kini dalam tahap akhir untuk menentukan fungsi tetap serta pihak pengelola gedung warisan kolonial yang ikonik tersebut.

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap menyatakan bahwa kondisi fisik Gedung Warenhuis saat ini sudah sangat prima dan representatif.

“Bangunannya sudah siap, sangat cantik dan indah. Dalam waktu dekat kita akan rapat final untuk memutuskan gedung ini akan dijadikan apa,” tegas Zakiyuddin saat meninjau langsung gedung, Senin (12/1/2026).

Dua keputusan kunci sedang disiapkan: fungsi utama dan model pengelolaan. Wawako Aulia secara pribadi mengusulkan agar Gedung Warenhuis kembali ke khittah awalnya, yaitu sebagai ruang publik bagi ekosistem seni dan kreatif.

Baca Juga : Zakiyuddin Tinjau Erosi Sungai Deli dan Saluran Tersumbat, Desak Pembangunan Bronjong Segera

“Saya lebih suka arah pemanfaatannya kembali ke niat awal, sebagai tempat kreatif bagi para seniman dan komunitas,” ungkapnya.

Namun, potensi komersial gedung juga sangat menjanjikan. Dinas Pariwisata Medan telah menerima banyak minat untuk menggunakan Warenhuis sebagai venue pernikahan, pameran, hingga konferensi skala nasional. Fleksibilitas ini membuka peluang pendapatan untuk menopang biaya operasional gedung yang tidak kecil.

Terkait pengelolaan, Pemko Medan sedang mempertimbangkan beberapa opsi. Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan atau Dinas Pariwisata bisa menjadi leading sector. Opsi kerjasama dengan pihak ketiga (swasta/BUMD) juga sangat terbuka, mengingat kebutuhan akan profesionalisme dan kemampuan menanggung biaya operasional seperti listrik, air, dan keamanan.

“Bangunan ini besar, biaya operasionalnya juga besar. Itu semua harus diperhitungkan dengan cermat,” jelas Zaki.

Untuk mendukung aktivitas apa pun yang nantinya ditetapkan, lahan kosong di sekitar gedung akan dialihfungsikan menjadi area parkir yang memadai. Wawako juga menegaskan bahwa gedung tetap akan terbuka bagi komunitas untuk kegiatan seperti diskusi atau pameran seni, dengan mekanisme yang akan diatur oleh dinas pengelola.

Revitalisasi Gedung Warenhuis tak sekadar pemulihan fisik, tapi adalah upaya menghidupkan kembali jantung budaya di Medan. Keputusan Pemko Medan ke depan akan menentukan apakah warisan sejarah ini menjadi pusat kreatif, venue komersial premium, atau perpaduan cerdas keduanya. (Rel) 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com