Wagub Sumut Surya Pimpin Groundbreaking Rehabilitasi Sawah di Tapteng, Targetkan Pemulihan 37 Ribu Hektare Lahan

61

TAPANULI TENGAH – Momentum bersejarah bagi pemulihan pertanian Sumatera Utara (Sumut) terjawab! Wakil Gubernur Sumut, Surya, secara resmi memimpin pelaksanaan Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (15/1/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri secara virtual oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, menandai dimulainya aksi nyata pemulihan pasca bencana.

Dalam arahannya, Wagub Surya menegaskan komitmen penuh Pemprov Sumut dan menyatakan momen ini sebagai titik balik penguatan ketahanan pangan regional.

Data kerusakan yang diungkapkan mencengangkan total 37.318 hektare lahan sawah di Sumut terdampak, dengan rincian 22.274 ha rusak ringan, 10.690 ha rusak sedang, dan 4.354 ha rusak berat. Khusus di Tapteng, kerusakan mencapai 3.205 hektare yang tersebar di berbagai kecamatan.

Baca Juga : Gubernur Bobby di Tengah Bencana Tapteng: Terobos Isolasi, Bagikan Bantuan Logistik hingga Internet!

“Kecamatan Tukka adalah jantung sentra pertanian rakyat. Gangguan pada lahan dan irigasi telah melumpuhkan produktivitas dan pendapatan petani. Groundbreaking hari ini adalah janji konkret untuk memulihkan semuanya,” tegas Surya di lokasi, didampingi Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.

Dukungan penuh dari pemerintah pusat diwujudkan melalui bantuan senilai Rp78,5 miliar dari Kementerian Pertanian untuk tiga provinsi terdampak, termasuk Sumut.

Bantuan ini mencakup pupuk, benih, alat mesin pertanian (alsintan), dan kebutuhan pokok. Mentan Amran menekankan pelaksanaan dengan skema padat karya untuk membuka lapangan kerja.

“Masyarakat yang bekerja merehabilitasi sawahnya sendiri akan mendapat upah dari pusat. Kita hadirkan lapangan kerja di masa sulit ini,” papar Amran.

Ia juga memerintahkan jajarannya standby di lokasi hingga pemulihan tuntas, tanpa mengosongkan personel di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi tinggi atas sinergi cepat ini. “Langkah ini sangat signifikan bagi stabilitas nasional dan daerah. Pemulihan sektor pertanian akan membawa keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Rehabilitasi massal ini akan mencakup perbaikan infrastruktur pertanian seperti penyediaan traktor, rotavator, dan pembangunan kembali jalan usaha tani. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com