Krisis Kesehatan Di Medan Utara: Pustu Labuhan Deli Rusak Parah, DPRD Ancam Awasi Ketat!
MEDAN — Sebuah puskesmas pembantu di kawasan utara Kota Medan nyaris “dibunuh” oleh birokrasi dan ulah oknum tak bertanggung jawab.
Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Labuhan Deli yang seharusnya menjadi garda terdepan layanan kesehatan warga, kini tinggal kerangka usang yang bahkan menjadi sasaran penjarahan material bangunan!
Anggota Komisi II DPRD Kota Medan sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Tia Ayu Anggraini, melontarkan desakan keras kepada Wali Kota Medan Rico Waas agar segera merehabilitasi total fasilitas kesehatan di Medan Utara dengan prioritas utama pembangunan kembali Pustu Labuhan Deli yang sudah dua tahun terkatung-katung dalam wacana tanpa kepastian.
Bayangkan, warga Kelurahan Labuhan Deli harus menempuh perjalanan berkilometer-kilometer hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar di puskesmas terdekat. Di tengah kondisi geografis yang rawan bencana, ironi ini sungguh memilukan.
“Masyarakat di sana sering terdampak banjir rob yang genangan airnya bisa bertahan berhari-hari,” ujar Tia dengan nada prihatin.
Genangan air asin yang menggenang lama bukan hanya merusak infrastruktur, tapi juga menjadi sarang penyakit kulit dan gangguan pencernaan.
“Dua tahun sudah Pustu ini masuk wacana, tapi tak kunjung terealisasi. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapat layanan kesehatan hanya karena bangunan fisiknya sudah rusak parah,” tegasnya kemarin.
Yang lebih mencengangkan, material bangunan Pustu yang terbengkalai justru menjadi incaran oknum tak bertanggung jawab. Aksi penjarahan ini terekam dalam video warga dan beredar luas—sebuah potret memalukan dari lemahnya pengawasan aset negara.
“Miris kita lihatnya ketika warga memvideokan aksi penjarahan itu. Ini bisa terjadi di puskesmas atau pustu lain yang luput dari pengawasan aparatur setempat,” tegasnya lagi.
Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sumatera Utara ini mengingatkan bahwa ancaman serupa mengintai fasilitas kesehatan lain di wilayah tersebut.
Tia menegaskan bahwa Medan Utara adalah kawasan dengan jumlah penduduk signifikan yang sangat membutuhkan akses layanan kesehatan cepat, mudah, dan berkualitas.
“Jangan sampai ada perbedaan kualitas pelayanan antara wilayah Medan Utara dengan wilayah lainnya di Kota Medan,” ketusnya.
Anggota DPRD yang dikenal vokal ini berharap Wali Kota Rico Waas menjadikan pembangunan Pustu Labuhan Deli sebagai prioritas utama di tahun anggaran 2026. Hal ini sejalan dengan janji kampanye pemerintahan Rico-Zaki untuk mengubah wajah Medan Utara.
“Kami di DPRD tentu akan mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Yang terpenting, program tersebut benar-benar direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga!,” tuturnya. (FD)