Misteri Kematian Terapis Yana di Klinik Lulur Bunga Yana: Tewas dengan Luka Tragis, Polisi Selidiki Tanda Kekerasan
MEDAN – Sebuah kejadian mengerikan mengguncang warga Medan Labuhan. Yana (38), terapis klinik Kusuk Lulur Bunga Yana di Jalan Haji Anif, Deli Serdang, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di tempat kerjanya, Sabtu (26/4/2025) malam.
Kasus ini langsung menjadi sorotan publik setelah korban diduga menjadi target kekerasan brutal.
Kronologi Penemuan Mayat Terapis Yana
Kematian Yana pertama kali terungkap saat Winda, sesama terapis di kawasan tersebut, hendak mengembalikan kursi plastik yang dipinjam dari klinik korban. Sekitar pukul 22.00 WIB, Winda terkejut melihat Yana terbaring tak bernyawa dalam keadaan tanpa busana.
“Dia awalnya hanya ingin mengembalikan kursi. Tapi begitu masuk, Yana sudah tidak bergerak. Langsung dia panggil kami semua,” kisah Maya (30), rekan terapis yang diwawancarai di lokasi kejadian, Senin (28/4/2025).
Luka Misterius dan Tanda Perkelahian
Saat tubuh Yana dibalikkan, para saksi menemukan luka serius di area mulut dan hidung, diduga akibat benda tumpul. Rambutnya pun rontok parah, dengan sebagian kepala botak seperti hasil jambakan.
“Mirip bekas dipukul pakai benda keras. Ada juga bekas cekikan atau tarikan rambut yang sangat kuat,” tambah Maya. Fakta ini memicu spekulasi bahwa Yana mungkin menjadi korban pembunuhan sadis.
Penyelidikan Polisi Medan: Kasus Masih Diselimuti Misteri
Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Muhammad Hafizullah membenarkan insiden ini. Meski demikian, pihak kepolisian masih menutup rapat detail penyelidikan.
“Benar, kami sedang mendalami semua kemungkinan. Tim forensik sudah bergerak,” ujar Hafizullah singkat.
Masyarakat pun menantikan transparansi hasil penyidikan, terutama terkait motif dan pelaku di balik kematian Yana. (FD)