Operasi Patuh Toba 2025: 12.222 Pelanggaran Terjaring, Polda Sumut Gencarkan Edukasi
MEDAN – Selama sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025 (14-20 Juli 2025), Polda Sumatera Utara mencatat 12.222 pelanggaran lalu lintas. Data ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berkendara.
Rincian Pelanggaran Operasi Patuh Toba 2025
– 608 pelanggaran melalui ETLE statis
– 778 pelanggaran via ETLE mobile
– 4.350 tilang manual
– 6.486 teguran kepada pengendara
Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, Kabid Humas Polda Sumut, menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga edukasi masif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Angka pelanggaran ini menunjukkan bahwa masih banyak pengendara yang abai terhadap keselamatan. Kami tidak hanya menindak, tetapi juga gencar melakukan pembinaan,” tegas Ferry.
Upaya Polda Sumut dalam Meningkatkan Kesadaran Berlalu Lintas
1. Binluh (Pembinaan & Penyuluhan)
– Tatap muka dengan komunitas pengendara roda dua & roda empat
– Dialog dengan asosiasi pengusaha & pemilik angkutan logistik
2. Sosialisasi via Media & Visual
– Kampanye melalui TV, radio, media online, dan media sosial (Instagram, Facebook, Twitter)
– Penyebaran spanduk, leaflet, stiker, dan billboard di lokasi rawan
3. Patroli & Pengawasan Intensif
– Pengaturan lalu lintas di titik rawan
– Patroli rutin untuk cegah kecelakaan & kemacetan
Ajakan Polda Sumut untuk Masyarakat
Ferry mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara.
“Operasi ini bertujuan untuk keselamatan bersama, bukan sekadar menghukum pelanggar,” ujarnya.
Dengan gabungan penindakan dan edukasi, Polda Sumut berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan. (FD)