Operasi Presisi Satlantas: 39 Motor di Medan Petisah Diamankan, Balap Liar Bubar, Knalpot Brong Ditahan!
MEDAN — Aksi balap liar yang diduga akan digelar di Jalan Diponegoro, Medan Petisah, gagal total. Satlantas Polrestabes Medan bergerak cepat setelah mendapat informasi adanya kumpulan pemuda pada Sabtu malam (20/9/2026).
Hasilnya, 39 unit kendaraan diamankan. Rata-rata sepeda motor memakai knalpot brong dan tidak dilengkapi surat-surat.
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo mengatakan, tim menerima laporan akan ada balap liar. Petugas langsung ke lokasi, membubarkan kumpulan pemuda, dan menindak kendaraan yang melanggar.
“Kita mendapat informasi bahwa akan adanya balap liar di kawasan tersebut. Lalu kita bergerak ke lokasi dan membubarkan kumpulan pemuda dan melakukan penindakan terhadap kendaraannya,” ujarnya, Minggu (20/9/2026).
Widodo menegaskan, hunting akan rutin dilakukan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, operasi ini menekan ruang gerak geng motor.
“Akan rutin kita lakukan. Ini untuk kenyamanan pengguna jalan lain. Karena yang kita tindak rata-rata menggunakan knalpot brong yang membuat pengguna jalan tidak nyaman,” tuturnya.
Bagi pemilik kendaraan, ada syarat wajib sebelum mengambil motor. Surat-surat harus lengkap dan knalpot wajib standar. Knalpot brong yang diamankan tidak dikembalikan begitu saja; akan ditahan petugas.
Polisi juga mengimbau warga melapor jika melihat kumpulan pemuda yang gelagatnya hendak balap liar.
“Harus lengkap surat-surat dan knalpot harus standar. Lalu kita imbau juga warga yang melihat kumpulan pemuda yang gerak-geriknya hendak melakukan balap liar, agar segera menghubungi kita,” tegasnya.
Mengapa knalpot brong jadi sorotan? Selain melanggar ketentuan teknis, suaranya mengganggu ketenangan, terutama malam hari.
Balap liar juga berisiko fatal tabrakan, korban jiwa, hingga konflik antarkelompok. Karena itu, razia bukan sekadar mengejar target, tetapi upaya melindungi pengguna jalan.
Kesimpulannya, razia ini sinyal jelas: balap liar dan knalpot brong tak punya ruang di Medan. Warga diminta aktif melapor. (FD)