Pemprov Sumut Perkuat Sinergi dengan BPOM Medan, Fokus Pengawasan Antibiotik, Vape dan Makanan Gratis

44

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) secara resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan.

Sinergi ini bertujuan menjadikan BPOM sebagai garda terdepan dalam mengawasi peredaran produk yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, seperti obat, makanan, kosmetik, dan rokok elektrik.

Hal ini ditegaskan dalam pertemuan khusus antara Penjabat Sekda Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, dengan Kepala BBPOM Medan, Mojaza Sirait, di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (6/1/2026).

Apa fokus pengawasan yang ditingkatkan? Pertemuan ini menghasilkan beberapa poin kritis:
1. Pengawasan Antibiotik: Akan ada penertiban ketat terhadap penjualan obat, khususnya antibiotik, yang wajib menggunakan resep dokter.
2. Industri Kosmetik Rumahan: Diperlukan pengawasan kreatif dan cepat terhadap maraknya industri rumahan pembuat obat kecantikan, untuk mencegah penggunaan bahan kimia berbahaya.
3. Rokok Elektrik (Vape): Diperlukan atensi khusus dan pengawasan ketat terhadap tren vape di kalangan muda, untuk mencegah penyalahgunaan narkoba melalui cairan (liquid) vape.
4. Program Makanan Gratis: BBPOM Medan akan mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemprov Sumut agar memenuhi standar keamanan pangan.

Kolaborasi ini melibatkan Pemprov Sumut (melalui Sekda), BBPOM Medan sebagai leading sector, serta akan mengikutsertakan Dinas Kesehatan dan pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan di lapangan, termasuk dalam razia gabungan.

Menurut Sulaiman Harahap, langkah ini meski mungkin menimbulkan ketidaknyamanan di awal, sangat penting untuk melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat Sumut dari produk-produk berisiko. Sinergi informasi dan operasional dinilai kunci efektivitas pengawasan.

Rencana aksi mencakup, koordinasi kebijakan, edukasi profesional, pengawasan perdagangan, operasi gabungan.

“Harapan ke depan, BPOM menjadi garda terdepan dalam pengawasan obat dan makanan di Sumut,” pungkas Sulaiman Harahap. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com